
Ilustrasi seseorang yang merasa tidak aman. (Freepik)
JawaPos.com – Meskipun ada situasi sosial dan perilaku pribadi yang unik dan dapat mendorong orang untuk merasa lebih tidak aman atau tidak nyaman daripada biasanya, sering kali rasa tidak aman internal seseorang lebih mencerminkan diri mereka daripada orang lain.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rasa tidak aman merupakan gejala dari masalah kesehatan mental, sementara yang lain menyebutkan pengalaman masa lalu, hubungan, dan perilaku sosial sebagai akar penyebabnya.
Dilansir dari laman YourTango berikut 5 perilaku seseorang yang merasakan tidak aman namun berusaha menyembunyikannya.
Banyak orang yang berjuang dengan harga diri rendah secara konsisten merasa cemas dan khawatir akan mengambil terlalu banyak ruang dalam percakapan yang menyebabkan mereka meminta maaf berlebihan kepada orang lain, bahkan ketika itu tidak perlu.
Mengingat mereka merasa tidak layak mendapatkan waktu atau perhatian orang lain, sekadar terlibat dalam percakapan dengan orang lain terasa mengecewakan, menyebabkan mereka meminta maaf karena berkomentar dan hadir.
Ditambah dengan beberapa tanda lain bahwa seseorang merasa tidak aman di dekat Anda tetapi mencoba menyembunyikannya, seseorang yang meminta maaf berkali-kali tanpa alasan mungkin kesulitan untuk merasa dihargai atau nyaman dalam percakapan.
Banyak orang yang tidak percaya diri tidak perlu mengatakan apa pun dalam percakapan untuk mengomunikasikan rasa tidak aman mereka kepada orang lain.
Karena mengalami harga diri yang rendah dan kegugupan, banyak orang yang tidak percaya diri membiarkan rasa tidak aman mereka menguasai tubuh mereka, menutup bahasa tubuh mereka, mengadopsi kebiasaan gelisah karena gugup, dan mempertahankan postur tubuh yang buruk yang memastikan mereka tidak merasa seperti mengambil terlalu banyak ruang.
Banyak orang yang tidak percaya diri tidak perlu mengatakan apa pun dalam percakapan untuk mengomunikasikan rasa tidak aman mereka kepada orang lain.
Karena mengalami harga diri yang rendah dan kegugupan, banyak orang yang tidak percaya diri membiarkan rasa tidak aman mereka menguasai tubuh mereka, menutup bahasa tubuh mereka, mengadopsi kebiasaan gelisah karena gugup, dan mempertahankan postur tubuh yang buruk yang memastikan mereka tidak merasa seperti mengambil terlalu banyak ruang.
Hubungan internal yang tidak aman sering kali mendorong orang untuk mencari kepastian, kenyamanan, dan validasi pada orang lain, karena mereka sendiri tidak mampu mengatasi ketidaknyamanan tersebut.
Mengingat mereka tidak memiliki standar yang tinggi terhadap diri mereka sendiri, menghargai pendapat mereka sendiri dan memperjuangkan ruang bagi diri mereka sendiri.
Banyak orang yang tidak percaya diri mengkritik orang lain untuk membuat diri mereka merasa lebih baik. Dengan menyabotase rasa damai dan percaya diri orang lain, mereka merendahkan orang lain, mendukung kenyamanan mereka dalam situasi sosial.
Orang-orang yang tidak memiliki rasa aman terhadap penilaian sering kali bermanifestasi dalam perilaku yang merusak diri sendiri yang mereka andalkan untuk menegaskan superioritas atau dominasi atas percakapan.
Banyak orang yang merasa tidak aman sering kali berusaha mengendalikan percakapan dan situasi sosial untuk melawan perasaan rendah diri mengkritik orang lain, bersikap terlalu kompetitif, dan meremehkan pencapaian orang lain hanya untuk membuat diri mereka merasa lebih baik.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
