Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Mei 2025, 05.25 WIB

3 Cara Sederhana yang Dapat Anda Lakukan Saat Wawancara Kerja untuk Mengetahui Tempat Kerja yang Toxic

Ilustrasi wawancara kerja (Freepik) - Image

Ilustrasi wawancara kerja (Freepik)

JawaPos.com - Wawancara kerja merupakan salah satu tahapan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui kapabilitas dan mengenal Anda lebih jauh. 

Namun, tahapan ini juga merupakan kesempatan bagi Anda untuk mengetahui kondisi perusahaan tempat Anda mengajukan lamaran pekerjaan.

Dilansir dari Your Tango, penting untuk mewaspadai tanda-tanda toxic di suatu perusahaan apabila Anda ingin bekerja di perusahaan dengan lingkungan kerja yang sehat.

Tanda-tanda ini bisa Anda ketahui melalui wawancara kerja yang Anda lakukan dengan perusahaan. Lalu, bagaimana cara mengetahuinya? 

Simak 3 cara berikut yang bisa Anda lakukan saat wawancara kerja untuk mengetahui tempat kerja yang toxic.

  1. Proses wawancara yang terburu-buru dan dipaksakan

Wawancara kerja yang terburu-buru dan tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan merupakan tanda perusahaan tersebut tidak profesional.

Terus-menerus menjadwalkan ulang wawancara dengan komunikas yang terkesan tidak sopan, atau begitu lama mengabaikan Anda kemudian tiba-tiba menghubungi Anda beberapa bulan kemudian.

Tanda yang paling menyebalkan adalah terlalu terburu-buru ketika melakukan proses wawancara hingga membuat Anda merasa kewalahan atau tertekan. Hal ini biasanya terjadi ketika sebuah perusahaan tidak menyaring kandidat dengan baik.

Jika sebuah perusahaan sedari awal tidak menyaring kandidat dengan baik atau sesuai dengan kapabilitas kandidiat yang dibutuhkan perusahaan, mereka berarti tidak peduli siapa yang mereka pekerjakan. Ini adalah tanda-tanda jelas bahwa perusahaan Anda toxic.

Sebagian perusahaan yang sehat dan professional biasanya memberikan waktu seminggu untuk menerima atau menolak pekerjaan mereka, jika perusahaan tersebut menekan Anda dan  tidak konsisten terhadap lamaran pekerjaan tersebut, kemungkinan besar mereka memiliki lingkungan kerja yang toxic.

  1. Sikap karyawan kepada atasan

Coba rasakan suasana saat Anda ada di tempat wawancara, coba perhatikan bagaimana para karyawan bersikap kepada manager atau atasan mereka. Apakah mereka terlihat senang atau malah terlihat tertekan?

Jika Anda bisa berbicara dengan karyawan yang ada di sana, cobalah bertanya bagaimana perusahaan tersebut. Sangat penting mendengarkan apa yang dikatakan karyawan yang sudah mengetahui lingkungan kerjanya.

Meskipun hanya sedikit karyawan yang akan mengatakan Anda tidak boleh bergabung dengan perusahaan, akan tetapi kemungkinan besar mereka akan menggunakan kalimat atau frasa  yang memberi Anda gambaran seberapa toxic perusahaan yang Anda lamar.

  1. Lebih banyak karyawan yang keluar daripada yang masuk

’’Kami memiliki banyak posisi yang tersedia, kami merasa Anda akan sangat cocok di posisi tersebut.’’

Apakah Anda pernah mendengar kalimat tersebut yang diucapkan oleh pihak perusahaan? Memang, sekilas ini terlihat seperti pujian karena mereka mengakui bakat Anda yang sangat beragam.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore