
Ilustrasi mobil listrik yang mengisi daya di sebuah SPKLU di dalam rest area tol. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com-Mudik menggunakan mobil listrik bisa menjadi perjalanan yang lebih efisien jika pengemudi memahami faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi energi kendaraan.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan bahwa prinsip efisiensi energi mobil listrik pada dasarnya mirip dengan mobil berbahan bakar bensin, yaitu meminimalkan energi yang terbuang akibat gaya berkendara, hambatan kendaraan, serta beban tambahan.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar perjalanan mudik menggunakan mobil listrik lebih hemat energi.
1. Hindari gaya mengemudi agresif
Gaya berkendara yang terlalu agresif dapat meningkatkan konsumsi energi kendaraan secara signifikan. Mengemudi terlalu cepat, sering melakukan akselerasi mendadak, atau pengereman keras akan membuat baterai lebih cepat terkuras.
Pengemudi disarankan menjaga pola berkendara yang lebih halus dan stabil agar penggunaan energi tetap efisien selama perjalanan.
2. Lakukan akselerasi secara halus
Akselerasi yang dilakukan secara perlahan dan konsisten membantu menjaga konsumsi daya tetap rendah. Cara ini juga membuat kendaraan bekerja lebih efisien, terutama saat menghadapi perjalanan jarak jauh.
3. Jaga kecepatan tetap stabil
Menjaga kecepatan kendaraan agar tetap stabil juga dapat membantu menghemat energi baterai. Perubahan kecepatan yang terlalu sering akan membuat kendaraan membutuhkan energi lebih besar.
Jika tersedia, pengemudi dapat mengaktifkan fitur eco mode untuk membantu mengoptimalkan efisiensi energi selama perjalanan.
4. Periksa tekanan ban sebelum berangkat
Tekanan ban yang tidak sesuai dapat meningkatkan rolling resistance atau hambatan gulir ban. Kondisi ini membuat kendaraan membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak.
Karena itu, tekanan ban sebaiknya diperiksa saat kondisi ban masih dingin dan disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan.
5. Kurangi beban tambahan pada kendaraan
