
Wanita berinisial AU, 38, tertangkap kamera pengawas CCTV saat menjalankan aksi penipuan dengan modus adopsi. (Istimewa)
JawaPos.com – Aksi penipuan berkedok adopsi bayi bikin geger warga Palmerah, Jakarta Barat. Seorang wanita berinisial AU , 38, akhirnya ditangkap Polsek Palmerah setelah diduga menipu sejumlah korban dengan modus yang sama.
Tak tanggung-tanggung, wanita tersebut tercatat sudah beraksi hingga lima kali di rumah sakit yang sama sebelum akhirnya diciduk. Aksi terbarunya berhasil digagalkan tepat saat ia hendak kembali menjerat korban baru.
“Keduanya tergiur janji manis pelaku yang mengaku bisa membantu proses adopsi bayi dengan hanya membayar biaya administrasi dan persalinan,” ujar Kapolsek Palmerah Kompol Eko Adi Setiawan, Kamis (19/6).
AU ditangkap oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Palmerah. Saat itu, pelaku tengah berada di sebuah rumah sakit di kawasan Palmerah, lokasi yang sama tempat ia beraksi menipu para korban sebelumnya.
Dua korban JH dan HI telah melaporkan kasus ini ke Polsek Palmerah. Kasus pertama menimpa JH pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 13.40 WIB.
Pelaku meminta uang tunai sebesar Rp 5.400.000 dengan alasan untuk biaya administrasi adopsi. Setelah uang diserahkan, pelaku berpura-pura pergi ke bagian kasir dan tidak pernah kembali.
Kasus kedua dialami Hi pada Minggu (8/6) malam. Dengan alasan biaya persalinan dan pengeluaran bayi dari rumah sakit, AU meminta uang Rp 5.000.000. Lagi-lagi, setelah uang berpindah tangan, pelaku menghilang tanpa jejak.
Menurut hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan rumah sakit, AU diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak lima kali di lokasi yang sama. Namun sejauh ini baru dua korban yang melapor secara resmi.
Pelaku ditangkap pada Jumat (13/6) saat ia berada kembali ke rumah sakit untuk mengulang modusnya. Polisi pun langsung mengamankannya bersama sejumlah barang bukti.
Kini, AU ditahan di Mapolsek Palmerah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Eko mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya tawaran adopsi yang tidak melalui prosedur resmi. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap para korban yang berani melapor, sehingga pelaku bisa segera diamankan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
