JawaPos.com-Tim transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno mulai bekerja mempersiapkan berbagai program yang nantinya akan dijalankan. Salah satu program yang akan dijalankan ialah program makan pagi atau sarapan gratis.
Ketua Tim Transisi Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno Ima Mahdiah menuturkan, pihaknya telah memilih sejumlah skema dalam menerapkan program sarapan gratis nantinya. Namun, hal itu masih perlu dimatangkan sebelum nantinya diputuskan.
"Mas Pram kan juga ingin ada sarapan gratis, ya. Mungkin nantinya akan kita pikirkan apakah itu bisa di merger sama makan siang gratis, jadi menunya bisa di-up atau mau terpisah mana sarapan atau makan siang gratis," ujar Ima di DPRD DKI Jakarta, Jumat (10/1).
Ima mengaku belum menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan program tersebut. Namun, anggaran tiap porsi akan sama dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp. 10 ribu.
"Totalnya sih belum, cuma kalau satu orang itu sarapan 10 ribu sih kalau untuk Jakarta," ucapnya.
Ima mengungkapkan, program sarapan gratis nantinya juga akan menyasar sekolah negeri dan swasta. Namun, tidak akan semua sekolah swasta mendapatkan program tersebut.
"Mungkin akan dilihat gradenya dulu ya, tapi ya itu tadi di dalam satu sekolah kita tidak bisa memisahkan mana yang susah, mana yang mampu. Jadi tidak boleh ada pemisahan, jadi semua kalau dalam satu kelas dapat, ya semua harus dapat," terangnya. (*)