
ilustrasi belajar ngaji. (Istimewa)
JawaPos.com-Bahagianya masyarakat muslim yang tumbuh di era digital membuat segala pembelajaran bisa dilakukan hanya dalam genggaman handphone. Salah satunya, untuk istiqomah melakukan tilawah hingga belajar mengaji secara online.
Seperti, One Day One Juz (ODOJ) yang merupakan komunitas para pembaca Al-Qur'an atau tilawatil Quran yang didirikan sejak tahun 2013 dan resmi diluncurkan pada tahun 2014. Ketua Umum Komunitas ODOJ Pusat Karyadi mengatakan, komunitas Al-Qur’an ini hadir dengan tujuan untuk membiasakan membernya agar bisa Istiqomah tilawah setiap hari minimal 1 ayat sampai 1 juz.
Ada sejumlah program pilihan yang disiapkan komunitas yang akrab disebut ODOJ ini, diantaranya tilawah minimal 3 ayat atau 1 lembar, program tilawah setengah juz dan program 1 hari 1 juz. Komunitas ODOJ kurang lebih memiliki anggota sekitar 130 ribu orang dan 4.000 grup WhatsApp.
Secara organisasi, komunitas ini memiliki kepengurusan yang terbentuk mulai dari Pengurus Pusat terbentuk ke pengurusan, baik di pengurusan pusat, DPP, pengurusan provinsi maupun pengurusan area tingkat kabupaten kota.
"Bahkan di pengurusan luar negeri pun kami juga memiliki perwakilan. Dan tentunya ini menjadi sebuah langkah gerak bersama dalam membumikan Al-Quran dan melangitkan manusia dengan tentunya keberkahan membaca Al-Quran," kata Karyadi kepada JawaPos.com di sela kunjungangannya di BSI International Expo 2025, Jakarta, dikutip Minggu (29/6).
Lebih lanjut, Karyadi memastikan setiap masyarakat yang berminat untuk bergabung dapat dengan mudah mengakses laman resmi komunitas, yakni https://onedayonejuz.org/. Atau bisa juga langsung mengecek media sosial Instagram @onedayonejuz.
Nantinya, di dua kanal tersebut masyarakat dapat langsung menghubungi nomor pendaftaran yang telah disiapkan. Kemudian, memilih program yang telah disiapkan dengan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
"Jadi tidak harus 1 hari 1 juz, bisa disesuaikan kemampuan, yang terpenting adalah program pembiasaan mengaji tilawah Al-Quran 1 hari itu bisa dilaksanakan," jelas Karyadi.
Setelah itu, setiap mereka yang telah mendaftar akan otomatis dimasukkan ke dalam sebuah group WhatsApp. Di mana nantinya, setiap orang akan melaporkan aktivitas kegiatan tilawahnya di group tersebut.
"Jadi mereka nanti dikumpulkan dalam satu grup. Satu grup itu ada sekitar 30 orang. Jadi mereka nanti melaporkan tilawahnya sesuai programnya. Yang minimal 3 ayat, setengah juz, maupun 1 juz," tambah dia.
Tak hanya membuka program untuk masyarakat lebih rutin mengaji atau bertilawah. Namun, Komunitas ODOJ juga menyediakan program belajar mengaji atau kelas tahsin tilawah.
Sehingga, bagi masyarakat Islam di Jakarta dan semua wilayah di Indonesia yang belum lancar membaca Al-Quran dapat mengikuti program tahsin secara daring. Menariknya, seluruh program yang disiapkan oleh Komunitas ODOJ bersifat gratis bagi seluruh masyarakat muslim di Tanah Air.
"Tentunya Komunitas One Day One Juz ini dibayarnya nanti insya Allah oleh Allah SWT dengan pahala yang banyak. Jadi free, tidak berbayar. Jadi sekali lagi, siapapun bisa bergabung sesuai dengan kemampuan program tilawahnya," tutur Karyadi.
Program-program Komunitas ODOJ
