
Ilustrasi eluncur sistem pertahanan udara Patriot. (Reuters)
JawaPos.com-Amerika Serikat menuntut agar Polandia mengerahkan sistem pertahanan udara Patriot ke Timur Tengah guna membantu menangkal serangan Iran, lapor media Polandia pada Selasa (31/3).
Washington juga menginginkan rudal yang sudah ditempatkan di Polandia di sepanjang Sungai Vistula, demikian dilaporkan surat kabar Rzeczpospolita.
Sementara itu, Polandia belum memberikan tanggapan resmi, lapor surat kabar tersebut.
Militer Polandia mengoperasikan dua sistem pertahanan udara Patriot yang dilengkapi dengan 16 peluncur dan sekitar 600 rudal.
Adapun pada Senin (30/3), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menghancurkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik Iran, sumur minyak, Pulau Kharg, dan fasilitas desalinasi Iran.
Sejak 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
