
Ilustrasi masjid (Freepik)
JawaPos.com - Tiga masjid darurat dibangun di sejumlah wilayah Gaza, Palestina. Masjid yang didirikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI ini, dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, tiga masjid darurat telah rampung Baznas dirikan di Gaza dan sudah digunakan juga saat Ramadhan dan Idul Fitri. Setiap masjid darurat memiliki luas sekitar 180 meter persegi dan mampu menampung hingga 100 orang," kata Sekretaris Utama (Sestama) Baznas RI Subhan Cholid melalui keterangan di Jakarta, dilansir dari Antara ,Senin (30/3).
Subhan menjelaskan lokasi pembangunan berada di wilayah Gaza yang didirikan di Asdaa Region Northwest Khan Younis, Abu Ali Eyad Street, dan Deir Al-Balah.
Ia menyebutkan pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
Menurut dia, kondisi konflik yang terus berlangsung telah menyebabkan banyak fasilitas umum mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan, termasuk masjid. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap aktivitas ibadah masyarakat setempat yang menjadi terbatas.
Subhan mengatakan program ini merupakan upaya Baznas dalam menghadirkan masjid darurat sebagai solusi cepat, sehingga masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang layak dan aman.
"Ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Indonesia untuk Palestina," ujarnya.
Subhan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid darurat tersebut, khususnya para muzaki.
"Pendirian tiga masjid darurat ini tidak terlepas dari uluran tangan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah, melalui Baznas. Masjid darurat ini diharapkan bisa membantu masyarakat Gaza untuk menjalankan ibadahnya dengan lebih khusyuk dan nyaman di tengah situasi yang penuh keterbatasan," tutur Subhan Cholid.
