Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2024 | 13.46 WIB

Ilmuwan Temukan Spesies Baru dari Hutan Kuno yang Tenggelam di Lepas Pantai Alabama Meksiko, Ukurannya Kecil Warnanya Seperti Beras

Gambar Vadumodiolus teredinicola, spesies baru yang ditemukan pada kayu di hutan kuno bawah air, lepas pantai Alabama

JawaPos.com - Para ilmuwan telah menemukan spesies di lepas pantai Alabama yang berlokasi di teluk Meksiko.

Dilansir dari nytimes.com, penemuan makhluk baru tersebut, merupakan bagian dari kelompok kerang yang belum pernah dilihat dan ditemukan sebelumnya, khususnya kedalaman dangkal.

Makhluk dengan ukuran kecil dan memiliki warna seperti beras. Distel, seorang direktur Ocean Genome Legacy Center di Northeastern University di Boston, tidak begitu yakin bahwa makhluk tersebut sejenis kerang. 

Distel memasukkan kerang kecil itu ke dalam cawan petri dan meminta rekannya untuk menyisihkannya.

Setelah ditinggal beberapa saat, makhluk kecil tersebut merangkak keluar dari cawan petri. 

Setelah beberapa bulan kemudian, Distel menyadari bahwa kerang itu tampak familiar. Makhluk tersebut mirip dengan kerang raksasa yang ditemukan di ventilasi hidrotermal laut dalam 1.500 kaki, yang memiliki insang dan mengandung bakteri.

Sehingga, memungkinkan kerang mendapatkan nutrisi dari hidrogen sulfida korosif yang menggelegak dari kerak bumi.

Tetapi, kerang tersebut berukuran kecil dan pucat, serta yang paling aneh, makhluk ini hidup hanya sekitar 60 kaki di bawah permukaan laut. 

Analisis DNA yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa kerang ini adalah spesies baru, yang oleh para ilmuwan diberi nama Vadumodiolus teredinicola.

Ini merupakan temuan kerang pertama dari kelompok tersebut yang pernah terlihat pada kedalaman kurang dari 300 kaki. 

Keberadaan kerang di perairan dangkal tersebut, menurut para peneliti, hal tersebut dapat membantu menjelaskan bagaimana kerang raksasa bisa berada di kedalaman yang lebih dalam.

Distel dan timnya menemukan kerang tersebut pada saat menyelidiki hutan bawah laut kuno di lepas pantai Alabama. 

Pada saat berakhirnya zaman es, pohon cemara gundul tumbuh di tempat yang dulunya merupakan rawa, berlokasi 100 mil dari laut.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore