Pengungkapan Paspor Palsu WNA
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana memimpin rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/03/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana memimpin rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/03/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Petugas menunjukan barang bukti saat rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Petugas menunjukan barang bukti saat rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Petugas menunjukan barang bukti saat rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Petugas menunjukan barang bukti saat rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Petugas menunjukan barang bukti saat rilis kasus pemalsuan dokumen perjalanan atau paspor di Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2025). Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno–Hatta mengungkap tiga kasus penggunaan dokumen perjalanan (paspor) palsu oleh warga negara asing (WNA) di Bandara Internasional Soekarno–Hatta. Ketiga kasus tersebut melibatkan WNA asal Maroko, Nigeria, dan Irak yang diduga menggunakan paspor palsu atau identitas perjalanan tidak sesuai. (Hanung Hambara/Jawa Pos)