Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Juni 2017 | 01.05 WIB

Wafat Saat Piket Lebaran, Ini Sosok Dokter Anastesi Stefanus Taofik

Dokter Spesialis Anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn (belakang kanan) semasa hidup - Image

Dokter Spesialis Anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn (belakang kanan) semasa hidup

JawaPos.com - Dunia medis kehilangan sosok Dokter Spesialis Anastesi dr Stefanus Taofik, SpAn. Almarhum semula dikabarkan meninggal akibat kelelahan bekerja piket Lebaran di RS Pondok Indah Bintaro Jaya. Atas kejadian itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Anastesi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) angkat bicara. 


Almarhum dr. Stefanus Taofik, SpAn merupakan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif anggota PERDATIN DKI Jakarta. Almarhum adalah peserta Pendidikan Fellowship Konsultan Intensive Care (KIC) di RSCM semester ke-2. 


Saat meninggal dunia, almarhum sedang melakukan pekerjaan sebagai dokter anestesi di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, bukan dalam tugasnya sebagai peserta didik. 


Pada saat ditemukan tidak berdaya, almarhum sedang bertugas jaga 24 jam. Namun dengan kondisi satu pasien di ICU dan telah pindah ke ruangan serta hanya satu pasien di kamar operasi.


Almarhum meminta pertukaran hari jaga dengan rekannya sehingga memungkinkan almarhum untuk jaga 2 x 24 jam dan libur setelahnya. Selain bertugas di RS Pondok Indah, almarhum juga bertugas sebagai fellow KIC di RSUPN Cipto Mangunkusumo dan dokter jaga di RS Jantung Diagram, Cinere. 


Surat Perdatin tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Perdatin Andi Wahyuningsih Attas. Surat itu ditujukan kepada Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.


Di laman Facebooknya, Almarhum masih sangat muda dan terlihat sangat dekat dengan buah hatinya. Foto-fotonya bersama sang anak yang masih balita serta foto bersama istri banyak menghiasi seluruh galeri foto media sosialnya. 


Sebelumnya, dokter Stefanus dikabarkan meninggal saat sedang piket Lebaran. Namun pihak Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) meluruskan informasi tersebut.


Dokter Stefanus Taofik, dokter anestesi yang dilaporkan meninggal dunia saat piket lebaran, bukan disebabkan kelelahan akibat beban kerja atau overworked. 


Berdasarkan penjelasan melalui surat yang ditujukan kepada Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dokter Stefanus bertugas jaga seperti biasa dan tidak banyak menangani pasien. (cr1/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore