Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Oktober 2023, 16.01 WIB

Disampakan Profesor Muhammad Quraish Shihab, Berikut Cara Terhindar dan Mencegah Diri dari Penyakit Ain

BERSAHABAT: Prof M. Quraish Shihab (tiga dari kiri) bersama Konjen Filipina Eddy Surohadi (empat dari kiri), Konjen Kerajaan Maroko Djamal Ghozi Basmeleh (dua dari kanan), dan Koordinator Liputan Jawa Pos Arif Santoso (kanan). - Image

BERSAHABAT: Prof M. Quraish Shihab (tiga dari kiri) bersama Konjen Filipina Eddy Surohadi (empat dari kiri), Konjen Kerajaan Maroko Djamal Ghozi Basmeleh (dua dari kanan), dan Koordinator Liputan Jawa Pos Arif Santoso (kanan).

 


JawaPos.Com - Penyakit ain dalam Islam, dikenal cukup berbahaya dan sangat mudah ditularkan.

Namun perlu diketahui, bahwa penyakit aib bukanlah penyakit seperti pada umumnya.

Dilansir JawaPos.com dari Nu.or.id, Minggu (1/10), Profesor Muhammad Quraish Shihab menjelaskan penyakit ain bagi umat muslim.

Dikatakan sang Pendiri Pusat Studi Qur'an tersebut, bahwa ain sebenarnya tidak bisa disebut sebagai penyait.

Ain yang sebenarnya adalah pengaruh buruk dari pandangan mata atau pikiran disertai rasa takjub atau iri hati sehingga menimbulkan mudarat terhadap apa saja yang dilihatnya.

"'Ain itu bukan penyakit. Ain itu pandangan mata yang kemudian berkembang maknanya sehingga bisa mencakup segala sesuatu yang terpikirkan secara fokus," kata Prof Quraish Shihab dalam tayangan Shihab & Shihab, Senin (12/7).

Saat ini ain mungkin sudah bukanhal baru bagi umat muslim, bahkan dalam literatur Islam banyak ditemukan contoh-contohnya.

Seperti kejadian yang menimpa sahabat Nabi SAW saat dikagumi oleh seorang Arab atas kerupawanannya.

"Dua orang sahabat Nabi mandi, terus salah satunya terkagum oleh ketampanannya, kemudian yang dikagumi seketika pingsan."

"Nah, itu namanya kena 'ain. Di sini pandangannya pandangan ketakjuban," papar profesor yang dikenal sebagai Cendekiawan Muslim Indonesia ini.

Orang yang memiliki 'ain biasanya akan diliputi perasaan iri hati serta dengki. Bahkan, kekaguman yang sangat berlebihan terhadap apa yang berada di depan matanya.

"Yang iri hati orang lain, kita yang kena dampaknya," jelas Prof. Quraish Shihab.

Lantas bagaimana cara menangani dan mencegah ain datang pada diri kita?

Prof Quraish Shihab menganjurkan umat muslim untuk senantiasa melafalkan ta'awudz.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore