Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 21.50 WIB

Gangguan Kepribadian Paranoid, Berikut Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi untuk Kesejahteraan Mental Anda

Ilustrasi gangguan kepribadian paranoid atau Paranoid Personality Disorder (PPD) (freepik.com) - Image

Ilustrasi gangguan kepribadian paranoid atau Paranoid Personality Disorder (PPD) (freepik.com)

JawaPos.com - Gangguan kepribadian paranoid atau Paranoid Personality Disorder (PPD) merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan ketidakpercayaan dan curiga terhadap orang lain.

Tidak percaya dan curiga tersebut dilakukan tanpa adanya alasan. Penderita gangguan kepribadian paranoid akan selalu waspada, percaya bahwa orang lain akan terus merendahkan dirinya, menyakiti, bahkan mengancam.

Orang dengan gangguan ini tidak menganggap bahwa perilaku dan cara berpikirnya bermasalah.

Dilansir dari clevelandclinic.org, PPD adalah salah satu dari kelompok yang disebut Cluster A atau gangguan kepribadian eksentrik.

Orang yang mengalami kelainan ini memiliki pemikiran dan perilaku yang tidak biasa dan eksentrik.

Orang dengan gangguan ini biasanya mengalami delusi atau halusinasi, seperti pada penderita skizofrenia, gangguan skizoafektif, dan gangguan bipolar.

Gejala Gangguan Kepribadian Paranoid

Orang dewasa dengan gangguan kepribadian paranoid selalu merasa waspada, percaya bahwa orang lain akan terus-menerus berusaha merendahkan, menyakiti, dan mengancam mereka.

Tidak hanya keyakinan yang tidak berdasar tersebut, penderita memiliki kebiasaan menyalahkan dan tidak percaya.

Hal tersebut, akan mengganggu kemampuan untuk membentuk hubungan yang dekat dengan orang lain. Selain itu, penderita PPD terkadang sangat membatasi kehidupan sosial mereka.

Penyebab Gangguan Kepribadian Paranoid

Belum diketahui secara pasti penyebab gangguan kepribadian paranoid. Kemungkinan besar penyebabnya adalah campuran dari beberapa faktor, mulai dari lingkungan maupun biologis.

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengabaian emosional pada masa anak-anak, pengabaian fisik, dan pengabaian pengawasan, memiliki peran dalam perkembangan PPD di masa remaja.

Cara Mengatasi Gejala gangguan Kepribadian Paranoid

Orang dengan gangguan PPD jarang melakukan pengobatan sendiri, melainkan orang-orang terdekatlah yang akan merujuk mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore