Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 04.43 WIB

Antisipasi Covid-19, Debarkasi Surabaya Pantau Suhu Jamaah Haji Saat Tiba di Tanah Air

Jamaah haji kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Kamis (12/6). (Humas PPIH Debarkasi Surabaya) - Image

Jamaah haji kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Kamis (12/6). (Humas PPIH Debarkasi Surabaya)

JawaPos.com - Lonjakan kasus Covid-19 yang belakangan terjadi di beberapa negara di Asia Tenggara, mendapat perhatian serius dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya.

Terlebih mulai hari ini, Kamis (12/6), PPIH Debarkasi Surabaya menyambut kedatangan jamaah haji dari tanah suci secara bertahap. Sebanyak 375 jamaah haji kloter 1 asal Tulungagung dan Surabaya tiba dengan selamat.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya Rosidi Roslan mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan jamaah haji sejak diberangkatkan dari Jeddah hingga tiba di Tanah Air.

"Jamaah wajib menyampaikan keluhan yang dialami di aplikasi Satu Sehat Health Pass (SSHP) sebelum keberangkatan dan setibanya di Tanah Air, sehingga jamaah tahu perkembangan kesehatannya," tutur Rosidi, Kamis (12/5).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses kepulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya berlangsung aman dan sehat, mengingat adanya potensi penyebaran virus Covid-19 di beberapa negara.

Rosidi menyebut suhu tubuh jamaah haji akan dipantau lewat alat skrining di Bandara Internasional Juanda. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan dengan thermal scanner dan observasi gejala klinis saat tiba di Asrama Haji.

"Jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat kemungkinan terinfeksi. Biasanya kita juga melihat secara visual gejala-gejala yang kemungkinan ada," imbuh Rosidi yang juga menjabat sebagai Kepala BBKK Surabaya.

Menurutnya, pemantauan suhu tubuh melalui alat skrining merupakan cara yang efektif untuk mendeteksi apabila ada jamaah haji yang terinfeksi penyakit, termasuk terpapar virus Covid-19 di perjalanan.

"(Ini kami lakukan) Bukan karena ada kasus Covid-19, tetapi memang sudah menjadi salah satu tugas BBKK. Jadi kita berharap mudah-mudahan jamaah haji tidak ada yang positif Covid-19," tukas Rosidi. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore