Direktur Utama Jagadiri, Reginald Y Hamdani (Kanan) bersama Direktur Jagadiri Priska Sari Kurniawan (tengah) dan Direktur Jagadiri Budi Darmawan (kiri).
JawaPos.com – Asuransi Jagadiri fokus mengembangkan produk asuransi instan yang cepat yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tahun ini, asuransi yang berada dalam kelompok usaha Salim Group ini mentargetkan pendapatan Rp 40 miliar.
"Kita optimisis target Rp 40 miliar bisa dicapai tahun ini, karena sampai Juli 2023 pendapatan masih on track, kurang lebih 60-70 persen dari target," ujar Direktur Utama Jagadiri, Reginald Y Hamdani.
Komitmen perusahaan memberikan layanan kepada nasabah yang cepat dan responsif mendorong nasabah terus memberli produk-produk yang dikembangkan jagadiri dengan durasi periode asuransi yang relatif singkat.
Reginald menambahkan bahwa Jagadiri selalu mengedepankan customer-centric dalam setiap layanan dan inovasi produk. "Kita dalam dua tahun terakhir fokus dalam mengembangkan kualitas layanan serta inovasi perlindungan yang dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.
Sejumlah produk asuransi yang dikembangkan Jagadiri mulai dari asuransi pertunjukan konser, perjalanan wisata dan sejumlah produk lainnya.
Direktur Jagadiri, Priska Sari Kurniawan menambahkan bahwa pihaknya terus fokus dalam meningkatkan layanan yang berorientasi kepada nasabah. Hal ini sesuai dengan misi Jagadiri untuk memberikan perlindungan yang mudah, aman, cepat dan tanpa beban bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai asuransi digital di Indonesia dengan segmen millennials dan Gen Z, Jagadiri konsisten menghadirkan berbagai inovasi produk asuransi lifestyle yang mendukung aktivitas dan kegiatan masyarakat sehari-hari. Produk JAGADIRI lifestyle meliputi Jaga Liburan, Jaga Gamers, Jaga Konser serta produk yang terbaru adalah Jaga Hujan.
Priska menambahkan bahwa Jagadiri terus fokus untuk memberikan perlindungan yang mudah, aman, cepat dan tanpa beban bagi masyarakat Indonesia.
Disebutkan, makin maraknya konser musik akhir-akhir ini berpotensi memicu berbagai macam risiko kecelakaan diri. Agar penonton konser merasa nyaman dan aman, Jagadiri menghadirkan Jaga Konser dengan premi terjangkau mulai dari Rp19.000 untuk perlindungan satu hari. Tersedia juga pilihan perlindungan tujuh hari yang bisa di gunakan untuk menonton konser di dalam maupun di luar negeri.
Contohnya lainnya produk Jaga Hujan yang dirilis pada Maret 2023 ini. Produk ini menggabungkan teknologi, asuransi, dan dompet digital untuk memberikan pengalaman asuransi secara digital, cepat dan mudah.
Jaga Hujan melindungi para pengguna transportasi online baik motor maupun mobil dari risiko kecelakaan saat hujan. Selain itu saat hujan tarif transportasi online juga melonjak hingga 2x lipat, Jaga Hujan mengganti 60% dari total tarif transportasi online yang dikeluarkan dengan batas maksimal Rp150.000 per hari dan klaim jiwa hingga Rp10.000.000. Harga premi yang ditawarkan sangat terjangkau yakni mulai dari Rp2.000-an.
“Kami menawarkan produk asuransi digital yang sangat praktis, mudah, dan cepat," pungkas Priska.
Jagadiri mencatatkan tingkat kesehatan risk-based capital (RBC) berada di angka 1.021,71%, melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sebesar 120%. Hal ini menandakan keuangan perusahaan dalam keadaan sehat.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
