Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2021, 14.48 WIB

Rancang Kostum Raja Singa Setinggi 4 Meter dengan Berat 50 Kilogram

KARYA MAHASISWA: Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Ubaya Albert Pratama Mulyono mengenakan kostum singa di Universitas Surabaya beberapa waktu lalu. Busana tersebut mendapatkan penghargaan dalam ajang Jember Fashion Carnaval (JFC). (Robertus Risky/Jawa - Image

KARYA MAHASISWA: Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Ubaya Albert Pratama Mulyono mengenakan kostum singa di Universitas Surabaya beberapa waktu lalu. Busana tersebut mendapatkan penghargaan dalam ajang Jember Fashion Carnaval (JFC). (Robertus Risky/Jawa

Jember Fashion Carnaval (JFC) saat ini menjadi salah satu karnaval kostum yang paling bergengsi di Indonesia. Samuel Albert Pratama Mulyono, mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya), berhasil menyabet gelar best performance JFC 2021.

SEPTINDA AYU PRAMITASARI, Surabaya

SAMUEL Albert Pratama Mulyono tampil begitu megah dengan kostum defile lion di selasar ruang gedung serbaguna Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) kemarin (22/12). Laki-laki 20 tahun itu memperagakan busana rancangannya dengan begitu indah.

Ya, kostum tersebut seolah ingin menunjukkan kegagahan dari raja hutan, singa. Bagian paling menonjol adalah mahkota singa setinggi 4 meter. Bahkan, berat busana yang dikenakan mencapai 50 kilogram.

”Saya ingin menampilkan sosok singa yang berani dan berkuasa,” katanya kepada Jawa Pos kemarin.

Kostum tersebut berhasil membawa Samuel sebagai best performance dalam pergelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2021.

Salah satu event yang populer di Indonesia. Tahun ini JFC mengusung tema Virtual Fantasy dengan menampilkan 9 defile. Yakni, lion, komodo, flamingo, sea dragon, dragonfly, elephut deant, unicorn, dove, dan honey bee.

”Saya mendapat penghargaan best performance kategori senior dalam JFC 2021. Penghargaan ini dilihat dari performance dalam peragaan busana dan desain kostumnya,” ujarnya.

Samuel mengatakan, ide awal desain kostum tersebut terinspirasi dari karakter singa. Dalam rancangannya, ditonjolkan sosok raja singa yang berani dan berkuasa sebagai pemimpin.

”Kostum saya memiliki ciri khas yang kuat pada desain dan aksesori yang digunakan,” jelas mahasiswa semester III Program Kekhususan Desain Fashion dan Product Lifestyle Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya itu.

Dalam pertunjukan tersebut, Samuel begitu totalitas mempersiapkan rancangannya. Tidak hanya menyiapkan desain, dia juga menjahit dan membuat sendiri kostumnya. Dibutuhkan waktu dua minggu untuk bisa menyelesaikan kostumnya.

”Bahan utamanya dari kain taffeta dan beludru yang dominan cokelat. Saya juga tambahkan fake fur di beberapa bagian untuk memberikan aksen surai singa,” ucapnya sambil menunjukkan beberapa bagian dari desain kostumnya.

Yang paling menonjol adalah hiasan kepala yang unik. Bentuknya mahkota yang terbuat dari besi. Pada bagian atas mahkota juga terdapat patung singa berbahan matras. Dengan begitu, kostum dari defile lion karyanya begitu kuat.

”Berat hiasan kepalanya saja bisa mencapai 4 kilogram,” katanya.

Samuel menjelaskan, kostumnya juga memiliki jubah dengan desain bersayap. Tujuannya, memberikan kesan pemimpin yang berkuasa. Selain itu, ada aksesori lain seperti topeng singa yang digunakan saat peragaan busana.

”Bisa dibilang, kostum yang saya buat dan performance peragaan busananya mendapatkan nilai terbaik,” kata mahasiswa asal Jember itu.

Samuel mengaku sangat tertarik mengikuti JFC sejak kecil. Sebelumnya, dia hanya bisa menonton pertunjukan karnaval tersebut di dekat rumah. Namun, lama-lama keinginan untuk berpartisipasi dalam pertunjukan JFC semakin membuncah.

”Saya sudah terlibat dalam pembuatan kostum di ajang JFC sejak SMA kelas 3,” ujarnya.

Dari situlah, Samuel berkeinginan untuk menjadi desainer ternama. Dia ingin mengikuti jejak Dynand Fariz sebagai perancang busana Indonesia yang mendunia dengan karyanya yang selalu mengusung pesona Nusantara.

”Saya ingin sekali menjadi desainer ternama seperti teman-teman saya yang lain,” katanya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore