
Presenter Ruben Onsu. (Instagram: ruben_onsu)
JawaPos.com - Ruben Onsu tengah mengumpulkan sejumlah bukti setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 3,5 miliar. Presenter sekaligus pengusaha itu menyatakan masih berupaya melengkapi data dan keterangan untuk disampaikan dalam proses pemeriksaan.
Melalui pernyataan yang disampaikan kepada publik di unggahan media sosialnya, Ruben meminta maaf atas situasi yang berkembang belakangan ini. Ia mengaku memahami munculnya pemberitaan terkait kasus tersebut dan memilih untuk tetap menjalani proses hukum yang saat ini sedang bergulir.
"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada," ujar Ruben Onsu.
Ruben mengatakan, dirinya sebelumnya telah berupaya untuk melakukan tabayun dengan korban melalui sejumlah pihak yang menjadi penghubung. Namun sayangnya, upaya tersebut belum menghasilkan titik temu.
"Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," katanya.
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Ruben Onsu fokus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan kasus yang menetapkannya sebagai tersangka. Langkah itu dilakukan untuk menunjukkan kesesuaian antara data yang dimilikinya dengan keterangan yang telah diberikan kepada penyidik.
Ia menyadari proses pengumpulan bukti saat ini sungguh tidk mudah. Itu karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersamanya kini sudah tidak lagi berada di lingkungan kerjanya dan sulit untuk diminta bantuan. Kondisi tersebut membuat proses pencarian dokumen maupun informasi pendukung harus dilakukan cukup panjang.
"Karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas," ungkap Ruben.
Bagi Ruben, pengumpulan bukti bukan sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab atau mencari pembenaran diri. Langkah itu dilakukan untuk melengkapi keterangannya sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh tentang persoalan yang sebenarnya terjadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
