Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Januari 2024 | 15.16 WIB

Review Priscilla, Intip Aksi Jacob Elordi sebagai Elvis Presley di Film Biopik tentang Kehidupan Istri Elvis

 

Trailer Film Priscilla (2023).

JawaPos.com–Priscilla (2023) adalah film biopik produksi A24 yang ditulis, disutradarai, dan diproduseri Sofia Coppola yang mengangkat kisah nyata istri Elvis Presley yakni Priscilla Presley (Cailee Spaeny). 

Priscilla, di kehidupan nyata merupakan istri dari bintang rock and roll legendaris Elvis Presley (Jacob Elordi). Film itu diadaptasi dari memoar Priscilla Presley yang berjudul Elvis and Me, yang menceritakan hubungan cinta mereka yang rumit dan penuh tekanan. 

Priscilla mengangkat kisah percintaan mereka dari pertemuan pertama mereka di Jerman saat Priscilla masih berusia 14 tahun, hingga pernikahan dan perceraian mereka di Amerika.

Melansir dari The Guardian, Jumat (19/1), Coppola berhasil menampilkan sisi lain dari mitos besar Amerika, yaitu kehidupan pribadi Elvis dan Priscilla yang jarang diketahui publik. 

Dengan sudut pandang Priscilla, Coppola menggambarkan perasaan kesepian, terisolasi, dan terkontrol yang dialami Priscilla di balik gerbang Graceland, istana impian Elvis. Sementara Elvis sering pergi untuk tur atau syuting film dengan lawan main perempuan seksi yang glamor. 

Coppola juga menunjukkan bagaimana Elvis memperlakukan Priscilla dengan campuran kasih sayang, kecemburuan, dan kekerasan, serta bagaimana Priscilla berusaha menyesuaikan diri dengan dunia Elvis yang penuh dengan pesta, obat-obatan, seks, dan musik.

Cailee Spaeny berakting dengan luar biasa sebagai Priscilla, yang melewati berbagai fase perkembangan karakter. Dari gadis remaja polos yang terpesona oleh Elvis, hingga perempuan dewasa yang mandiri dan berani mengambil keputusan. 

Spaeny mampu mengekspresikan emosi Priscilla dengan halus dan mendalam, baik saat bahagia, sedih, marah, atau kecewa. 

Jacob Elordi juga memberikan penampilan yang memukau sebagai Elvis, yang memiliki karisma yang memikat, tetapi juga sisi gelap yang mengancam. Elordi tidak sekadar meniru gaya bicara atau gerak tubuh Elvis, tetapi juga menunjukkan kompleksitas dan kontradiksi dalam diri Elvis Presley.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian dalam film itu adalah aksen yang digunakan Jacob Elordi untuk memerankan Elvis. Elordi, yang berasal dari Australia, mengaku bahwa dia belajar aksen Elvis dengan menonton klip-klip video dari Elvis saat kembali dari dinas militer di Jerman. 

Elordi mampu menampilkan berbagai aspek dari Elvis. Seperti kecintaan pada musik, keluarga, dan Priscilla. Keinginannya untuk menjadi yang terbaik, ketakutan akan kegagalan, kesulitan menghadapi ketenaran, kecanduan pada obat-obatan, dan kegelisahan akan masa depan. 

Selain akting para pemain yang menawan, film itu juga didukung sinematografi yang indah dari Philippe Le Sourd. Menghadirkan nuansa visual yang sesuai dengan setiap periode dan lokasi cerita. Mulai dari warna-warna hangat dan terang di Jerman, hingga warna-warna dingin dan gelap di Graceland. 

Musik dari Phoenix juga memberikan sentuhan modern dan dinamis pada film, yang sesekali menyisipkan lagu-lagu anakronistik yang menciptakan kontras dengan suasana zaman. Selain itu, kostum dan riasan yang digunakan para pemeran juga sangat detail dan akurat, yang menunjukkan perubahan gaya dan mode dari 1950-an hingga 1970-an.

Salah satu adegan yang paling mengesankan dalam film itu adalah perkembangan karakter Priscilla untuk menemukan jati diri di luar bayang-bayang Elvis. Priscilla yang awalnya hanya ingin menjadi istri yang baik dan setia, mulai merasa bosan dan tidak puas dengan hidup yang monoton dan terbatas. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore