JawaPos.com -- Pengacara Farhat Abbas menganggap ada kekeliruan dalam pernyataan kuasa hukum Agus Salim yang sempat menyatakan akan melaporkan 10 ribu korban bencana alam di NTT penerima uang hasil donasi sebesar Rp 1,3 miliar Agus Salim.
"Minta maaf sama warga NTT, tidak ada maksud untuk melaporkan kalian. Gimana mau melaporkan 10 ribu orang," ungkap Farhat Abbas kepada wartawan, Selasa (21/1).
Menurut Farhat, Agus Salim kemungkinan besar hanya akan melaporkan beberapa orang yang dianggap bertanggung jawab menghilangkan dana sebesar Rp 1,3 miliar yang didapatkan dari sekitar 8 ribu donatur.
Menurut Farhat Abbas, Agus Salim akan meminta pertanggung jawaban secara hukum atas hilangnya dana Rp 1,3 miliar. Sebab, itu merupakan uang Agus setelah diberikan para donatur secara langsung ditransfer ke rekening pribadinya.
"Ini bukan lagi soal uang. Tapi harus ada pertanggung jawaban secara hukum. Agus ingin mereka dipenjara," tutur Farhat Abbas.
Sebelumnya, Agus Salim melalui pengacaranya menyatakan akan menempuh upaya hukum ke warga NTT penerima uang hasil donasi.
"Peringatan kepada masyarakat NTT, jangan menerima uang dari DS dan G, karena uang tersebut adalah uang milik Agus, untuk pengobatan mata Agus," ujar Rizaldi Hendriawan selaku kuasa hukum Agus Salim.
Rizaldi juga menyatakan, pihaknya tetap akan melaporkan warga NTT penerima bantuan meski bantuan yang diberikan sudah dalam bentuk barang.
"Sekalipun dibelikan barang, kalau ada bukti kwitansi dan saksi yang mengetahui menerima uang dari DS dan G, maka kita akan siap melaporkan terkait dugaan tindak pencucian uang,"tegasnya.
Denny Sumargo bersama yayasan milik Novi diketahui telah menyerahkan uang hasil donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 1,3 miliar ke korban bencana alam di NTT. Uang tersebut diserahkan ke warga NTT, beberapa waktu lalu.
Uang hasil donasi itu awalnya untuk Agus Salim dengan tujuan, para donator mau membantu biaya pengobatan matanya setelah Agus menjadi korban penyiraman dengan air keras.
Namun sejak diketahui adanya dugaan penyimpangan dana oleh Agus Salim dan kemudian menjadi perseteruan cukup hebat dengan Novi, uang itu akhirnya diberikan ke warga NTT oleh yayasan untuk membantu meringankan beban mereka yang menjadi korban bencana alam.