Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2025, 07.08 WIB

Kesehatan Mental Ezra Miller Dianggap Jadi Biang Film The Flash Gagal Untung

Ilustrasi film The Flash. (IMDb) - Image

Ilustrasi film The Flash. (IMDb)

JawaPos.com–Pada 2023, Warner Bros merilis film The Flash yang dibintangi Ezra Miller sebagai sang superhero DC. Proses produksi film ini pun terbilang cukup panjang bahkan sempat beberapa kali dikabarkan hampir batal tayang.

Meski begitu, penantian panjang untuk film The Flash ternyata kurang terbayar dengan memuaskan. Pasalnya, film ini hanya mampu meraup penghasilan USD 271 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun di seluruh dunia.

Jumlah pendapatan ini pun tidak sebanding dengan bujet produksi yang kabarnya mencapai USD 220 juta (sekitar Rp 3,5 triliun), yang belum termasuk biaya promosi.

Hal ini membuat The Flash menjadi salah satu film merugi yang rilis pada 2023. Hampir dua tahun setelah filmnya rilis, Andy Muschietti selaku sutradara The Flash akhirnya buka suara terkait kerugian film garapannya. Dilansir dari Comic Book Movie, Muschietti menganggap kondisi kesehatan mental Ezra Miller jadi alasan filmnya gagal untung.

”Ini adalah hasil dari situasi kesehatan mental. Maksud saya, dia (Ezra Miller) sedang menghadapi masalah kesehatan mental, dan ya, ketika Anda membuat film, ada hal-hal yang tidak dapat Anda kendalikan,” ungkap Muschietti.

Muschietti menambahkan bahwa kondisi mental Miller membuatnya jadi tidak bisa memaksimalkan promosi film The Flash kepada media dan masyarakat. Hal inilah yang jadi salah satu alasan mengapa film garapannya kurang berhasil di box office.

Beberapa bulan sebelum film The Flash rilis, Ezra Miller memang sempat terlibat dalam berbagai insiden kontroversial hingga harus berurusan dengan polisi. Mulai dari membuat kegaduhan di ruang publik hingga dituding menculik anak di bawah umur.

Miller pun telah meminta maaf dan beralasan bahwa segala tindakannya terjadi karena masalah kesehatan mental yang dimilikinya. Meski begitu, tak sedikit masyarakat yang meminta agar Miller dikeluarkan dari film The Flash atau bahkan agar filmnya tidak tayang sekalian.

Tuntutan sebagian masyarakat pun tak terkabul, karena proses produksi dari filmnya memang sudah rampung dari sebelum kontroversi itu muncul. Pada akhirnya film The Flash tetap dirilis Warner Bros, selaku studio yang memproduksi filmnya.

Akan tetapi, berbeda dengan film pada umumnya, Ezra Miller selaku bintang utama sama sekali tak terlibat dalam kegiatan promosi filmnya. Bahkan, promosi untuk film ini memang terbilang sangat minim karena masih dibayangi oleh kontroversi sang aktor utama.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore