Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Maret 2026, 01.25 WIB

Lampaui 2021, Transaksi Misi Dagang Jatim-Jakarta Tembus Rp 5,7 Triliun

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke Misi Dagang Jatim - Jakarta di Jakarta, Senin (2/3). (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke Misi Dagang Jatim - Jakarta di Jakarta, Senin (2/3). (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Misi dagang dan investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berhasil mencatatkan transaksi Rp 5.744.955.800.000 atau Rp 5,7 triliun.

Angka tersebut melampaui transaksi Misi Dagang Jatim-Jakarta pada 2021 silam yang hanya mencatatkan Rp 750,44 Miliar. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Sampai saat ditutup, komitmen transaksinya berhasil tembus Rp 5, 7 Triliun. Diantara 50 perjalanan misi dagang kami, ini adalah yang tertinggi diantara seluruh transaksi yang pernah kita capai," tutur Khofifah, Rabu (3/3).

Menurutnya, tingginya transaksi ini menjadi bukti bahwa hubungan dagang antara Jatim dan DKI Jakarta terus berkembang, memberi manfaat bagi pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah.

"Ini artinya sinergi diantara provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pertama dan kedua di Indonesia, yaitu Jawa Timur dan DKI Jakarta, Insya Allah akan bisa memberi penguatan pada pertumbuhan ekonomi dan penyejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Dari total transaksi dalam misi dagang tersebut, Jatim berhasil menjual beragam komoditas ke Jakarta senilai Rp 5.615.355.800.000 (Rp 5,5 triliun) dan Jatim membeli ke Jakarta senilai Rp 129.600.000.000 (Rp 129 miliar).

Adapun komoditas yang dijual Jatim, seperti Daging Unggas, Anak Ayam, Ternak Ayam, Biji Kopi, Fillet Dori, Olahan Seafood, Aneka Olahan Daging, Susu, Telur Ayam, Gula Kristal Putih, Pakan Ikan, Bantal Guling, Rokok, Saos, Kecap.

Lalu produk Fashion/ Tekstil, Bumbu, Karpet Wisdom, Makanan ringan, Bantal Guling, Batik Tulis, Kayu Gergajian, Custom Resin, Verme Frame, Atap Salju, Sambal Bumbu, Pigale Chips, Ikan Hias Koi dan Koki, Cerutu, dan Domba.

Sementara komoditas yang dibeli Jatim dari Jakarta yakni Daging Sapi. Gubernur Khofifah menyebut banyak produk Jatim perlu pasar lebih luas, dan Jakarta dinilai sebagai lokasi strategis untuk pengembangan pemasaran.

"Lewat Misi Dagang, kita pertemukan pelaku usaha atau calon penjual asal Jatim dengan pembeli potensial dari provinsi Mitra. Yang mana, kegiatan ini berbentuk Government to Business dan Business to Business," tukasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore