
ILUSTRASI CERPEN DISA. (GENERATE AI/GEMINI)
Oleh: Ilham Safutra
“Om, Ibuku sakit.”
Disa sebetulnya sangat berat hati menulis pesan ini kepada Om Johan. Antara malu dan sungkan. Tidak enak hati.
Disa tidak berani berharap banyak pesannya akan direspons cepat. Dia sadar Om Johan tidak selalu berada di Jakarta. Kalau di Jakarta pun dia tentu lebih memilih pulang ke rumahnya dan bertemu keluarga. Bertemu istri, melepas rindu.
Rindu sama istri selalu dibawa Om Johan sekembali dari site tambang. Karena, di sana biasanya Om Johan bisa sebulan atau dua bulan. Jadi wajar dia pengin sekali ketemu istrinya. Tapi kadang-kadang rindu Om Johan tidak berbalas.
Kadang istrinya Mirna, tidak di rumah. Dia sibuk juga mengurus bisnis. Kalau tidak bisnis, dia ke Austalia menemui anaknya yang sedang kuliah di negeri kangguru itu.
Kalau Mirna sibuk dengan bisnis, dia sering pulang malam. Sesampai di rumah dia sudah capek. Kadang lupa juga rasa rindu sama suami. Wajar sih, karena bisnisnya tidak lagi baik-baik saja. Omzet bisnisnya kata Om Johan kadang naik kadang turun. Sehingga, kalau sudah sampai di rumah,istrinya istirahat karena sudah capek berpikir menyelamatkan bisnis yang baru dibangun tiga tahun terakhir ini.
Di situlah situasi yang membuat Om Johan kecewa kalau pulang dari site tetapi tidak mendapat sambutan hangat dari istri yang sudah dinikahi lima belas tahun itu.
Sebagai pelarian, Om Johan bertemu kolega bisnis. Tapi kalau di Jakarta dia lebih memilih untuk relaksasi. Disa menjadi pelariannya. Dia menghubungi Disa dan betemu di tempat kerja Disa.
Kalau sudah sampai di sana, Om Johan kadang bisa menghabiskan waktu hingga lima jam. Disa merasa nyaman sekali. Disa tidak lagi berpikir untuk mendapatkan tamu hari itu. Melayani Om Johan sehari yang hanya paling lama lima jam, hasilnya sama dengan seminggu bekerja. Begitulah kira-kira hasilnya. Kadang ketika Om Johan lagi di site, Disa masih bisa mendapat hasil. Cukup tinggal kirim pesan, "Om kapan ke Jakarta?"
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022