Ilustrasi maskapai Merpati Nusantara Airlines
JawaPos.com - Komisi IX DPR RI menekankan pentingnya penyelesaian komprehensif terhadap hak 1.225 mantan pekerja PT Merpati Nusantara Airlines yang hingga kini belum tuntas. Penyelesaian persoalan ini dinilai memerlukan langkah lintas kementerian agar dapat dilakukan secara adil dan menyeluruh.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Charles Honoris, menegaskan bahwa penjualan aset perusahaan semata tidak cukup untuk menutup kewajiban kepada para pekerja. Menurutnya, negara harus hadir secara aktif mengingat Merpati merupakan badan usaha milik negara (BUMN).
“Ini bukan sekadar soal angka. Ada 1.225 orang yang menggantungkan harapan pada penyelesaian masalah ini. Negara perlu hadir,” kata Charles kepada wartawan, Jumat (20/2).
Komisi IX pun mendorong digelarnya rapat gabungan lintas komisi dengan melibatkan Komisi VI dan Komisi XI DPR RI. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan kementerian terkait guna merumuskan solusi konkret dan berkeadilan bagi para eks pekerja.
Ia menegaskan, persoalan hak para mantan pekerja Merpati telah berlangsung lebih dari 11 tahun, bermula sejak proses likuidasi perusahaan dijalankan. Hingga kini, pembayaran pesangon dan dana pensiun belum sepenuhnya terealisasi.
Kondisi ini dipicu keterbatasan aset perusahaan, dengan rasio ketersediaan yang disebut hanya sekitar 2,91 persen dari total kewajiban.
"Situasi tersebut membuat penyelesaian hak para pekerja masih menggantung dan membutuhkan intervensi serius dari pemerintah," pungkasnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
