
Satu unit backhoe meratakan bangunan di Jl Mayor Bismo yang terdampak pembangunan Tol Kediri-Tulungagung. Pembangunan tol senilai total Rp 9,9 triliun itu direncanakan akhir Mei ini (FOTO: WAHYU ADJI/
JawaPos.com – Pertanyaan mengenai kapan dimulainya proyek Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) untuk menunjang operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri akhirnya terjawab sudah.
Dilansir Radar Kediri JawaPos Grup, Jumat (10/5), proyek strategis nasional senilai Rp 9,9 triliun itu dikabarkan akan dimulai akhir Mei ini.
Itu diputuskan berdasar hasil koordinasi PT Surya Sapta Agung Tol dengan tim pengadaan tanah (TPT).
Kendati demikian, Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti mengatakan, awal Mei ini pihaknya memang belum mendapat pemberitahuan secara resmi, melainkan baru secara lisan.
“Dari pihak BUJT (PT Surya Sapta Agung Tol, Red) ke kami menyampaikan hanya sebatas akhir Mei ini jalan (mulai pembangunan tol, Red). Tapi kami tidak bisa menjamin juga karena baru secara lisan,” kata perempuan yang akrab disapa Nanda itu.
Untuk mengejar target tersebut, akan ada sejumlah titik tanah terdampak tol yang bulan Mei ini harus sudah dibebaskan.
Salah satunya di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, yang menjadi prioritas untuk pembangunan akses Bandara Dhoho.
“Karena dimulai dari bandara dulu, dari Tiron Insya Allah sudah bisa, sudah siap. Mungkin menyisakan wakaf dan TKD (tanah kas desa, Red) yang segera dipercepat,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk ruas Kota Kediri, wilayah Kelurahan Semampir dan Mojoroto menjadi yang paling cepat dibebaskan.
Terkhusus untuk Lingkungan Mejenan, Mojoroto dan Semampir yang jadi lokasi pembangunan jembatan akses tol.
“Karena mulainya (konstruksi, Red) dari jembatan itu ya. Jadi sudah siap,” lanjutnya sembari menyebut, kesiapan lahan untuk tol di sana mencapai sekitar 90 persen.
Sebelumnya, kedua wilayah itu juga sudah mendapat surat perintah pengosongan lahan dari TPT. Dan berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Kediri pada Selasa (7/5), pembongkaran bangunan masih berlanjut di dua lokasi tersebut.
Salah satunya, di sepanjang Jl Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota. Beberapa bangunan di wilayah tersebut bahkan sudah beberapa rata dengan tanah.
Beriringan dengan pelaksanaan tahap I, pengadaan tanah tahap II pun terus berlanjut. TPT dan BPN Kota Kediri kembali memaparkan rencana pelaksanaan pengadaan tanah untuk penetapan lokasi (penlok) tahap II, pada Senin (6/5) lalu.
Untuk diketahui, proyek untuk mengakomodasi penambahan lahan itu sebelumnya sudah berlangsung di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, dan Kelurahan/Kecamatan Mojoroto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
