Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2024 | 17.40 WIB

Berkah Libur Panjang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Dibanjiri Permintaan Penerbangan Tambahan

Suasana di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Menjelang libur panjang Isra Miraj dan Perayaan Tahun Baru Imlek, pada Rabu (7/2/2024)./ANTARA/HO-Bandara Ngurah Rai - Image

Suasana di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Menjelang libur panjang Isra Miraj dan Perayaan Tahun Baru Imlek, pada Rabu (7/2/2024)./ANTARA/HO-Bandara Ngurah Rai

JawaPos.com – Libur panjang dalam rangka perayaan Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek pada 8-11 Februari 2024 menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami lonjakan permintaan untuk penerbangan tambahan.

Dilansir dari ANTARA pada Kamis (8/2), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengungkapkan bahwa hingga kemarin, Rabu (7/2) mendapatkan belasan pengajuan untuk penerbangan tambahan dari sejumlah maskapai domestik.

“Extra flight yaitu 18 rute keberangkatan dan 19 rute kedatangan, masing-masing adalah rute domestik Jakarta, Makassar, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Yogyakarta, Solo dan Tambolaka,” ujar Handy Heryudhitiawan selaku General Manager I Gusti Ngurah Rai Bali, saat memberikan keterangan di Denpasar, pada Rabu (7/2).

Adapun maskapai penerbangan yang telah mengajukan permintaan untuk menambah jumlah penerbangan domestik meliputi Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, Indonesia Air Asia, dan NAM Air.

“Pengajuan penerbangan tambahan tersebut turut menjadi perhatian kami dengan lebih intensif memastikan operasional dapat berjalan baik, termasuk dari sisi pengaturan slot penerbangan, keamanan, keselamatan, maupun kenyamanan para penumpang,” pungkas Handy.

Melihat lonjakan permintaan penerbangan tambahan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama 4 hari terakhir, Handy memperkirakan terdapat peningkatan penumpang transportasi udara.

Prediksinya mencapai 241.133 penumpang, dengan rata-rata 60 ribu penumpang per hari.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada pekan pertama Februari, yang mencatat rata-rata 57.853 penumpang per hari.

Kemungkinan besar, prediksi tersebut sejalan dengan karakteristik penumpang yang berlibur ke Bali, dimana mereka diperkirakan akan menggunakan hari libur nasional dan cuti bersama untuk berlibur dan berwisata.

"Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan trafik penumpang pada momen libur panjang di pekan ini, mengingat ada tanggal merah dan cuti bersama serta mungkin ada yang mengambil waktu cuti setelahnya, sehingga kami mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang,” tuturnya lebih lanjut.

Saat ini, Handy belum mencatat lonjakan jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai.

Namun, ia memperkirakan puncak kedatangan akan terjadi pada Jumat, 9 Februari 2024.

Berdasarkan data penumpang pesawat, Handy memprediksikan bahwa jumlah penumpang domestik akan mencapai 13.187 dan internasional mencapai 16.589 penumpang.

Sementara itu, puncak keberangkatan diperkirakan akan terjadi setelah libur panjang berakhir, yakni pada Minggu, 11 Februari 2024, dengan estimasi jumlah penumpang domestik sekitar 16.244 dan internasional sekitar 19.380.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menyelenggarakan pertunjukan tematik, seperti pertunjukan barongsai dan permainan, serta menghias bandara dengan ornamen Imlek sebagai bagian dari ciri khas perayaan Tahun Baru Imlek.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore