
Ilustrasi: Penanaman pohon bakau. (Istimewa)
JawaPos.com - Para peneliti lingkungan memperkirakan bahwa setidaknya 35% hutan bakau di dunia telah hilang antara tahun 1980 dan 2000, termasuk di sepanjang Sungai Kupah, Kalimantan Barat. Beberapa pohon ditebang untuk dijadikan tambak udang, sementara sebagian lagi ditebang untuk bahan bangunan atau briket arang.
Untuk diketahui, pohon bakau menyimpan karbon dalam jumlah besar dan menyediakan pertahanan alami terhadap banjir, topan dan erosi pantai. Tanaman yang juga disebut mangrove ini juga secara alami menyaring nitrat dan fosfat.
Sadar akan keadaan ini, PT Mowilex Indonesia melakukan penanaman 25.000 pohon bakau di Sungai Kupah, Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap upaya pelopor lingkungan setempat, Rudi Hartono, dan merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan untuk menanam 50.000 pohon.
Rudi Hartono telah mengubah perilaku masyarakat yang awalnya melakukan penebangan mangrove pada desa mereka. Ia memberikan edukasi secara terus menerus dan hasil ekonomi dari menjaga dan menanam mangrove semenjak tahun 2017.
Atas usahanya tersebut, ia memenangkan Penghargaan Kalpataru 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memberikan penghargaan kepada individu yang memimpin proyek-proyek lingkungan yang sedang berlangsung di masyarakat.
Niko Safavi, CEO PT Mowilex Indonesia menambahkan bahwa pihaknya telah mencapai netralitas karbon selama empat tahun berturut-turut dengan mengurangi emisi berdasarkan output per ton dan melalui offset.
"Tetap saja, hal tersebut tidak cukup. Mengukur dampak lingkungan yang sesungguhnya dari aktivitas industri jauh lebih kompleks. Upaya kami juga harus memenuhi kebutuhan masyarakat. Memenuhi komitmen penanaman pohon kami memberikan dukungan jangka panjang bagi masyarakat di luar upaya pengurangan karbon," ujarnya.
Penanaman 25.000 bibit mangrove di Kalimantan Barat ini merampungkan program penanaman yang sebelumnya sudah dilakukan pada beberapa wilayah. Dimulai pada penanaman 5.000 bibit di Sungai Tukad Mati, Bali; penanaman 10.000 bibit di Langkat, Sumatera Utara dan penanaman 10.000 bibit di Desa Juru Seberang, Bangka Belitung.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
