Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 06.43 WIB

Dukung Pahlawan Lingkungan Setempat, Rampungkan Penanaman 50.000 Pohon Bakau di Kalimantan Barat

Ilustrasi: Penanaman pohon bakau. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Penanaman pohon bakau. (Istimewa)

JawaPos.com - Para peneliti lingkungan memperkirakan bahwa setidaknya 35% hutan bakau di dunia telah hilang antara tahun 1980 dan 2000, termasuk di sepanjang Sungai Kupah, Kalimantan Barat. Beberapa pohon ditebang untuk dijadikan tambak udang, sementara sebagian lagi ditebang untuk bahan bangunan atau briket arang.   

Untuk diketahui, pohon bakau menyimpan karbon dalam jumlah besar dan menyediakan pertahanan alami terhadap banjir, topan dan erosi pantai. Tanaman yang juga disebut mangrove ini juga secara alami menyaring nitrat dan fosfat.

Sadar akan keadaan ini, PT Mowilex Indonesia melakukan penanaman 25.000 pohon bakau di Sungai Kupah, Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap upaya pelopor lingkungan setempat, Rudi Hartono, dan merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan untuk menanam 50.000 pohon. 

Rudi Hartono telah mengubah perilaku masyarakat yang awalnya melakukan penebangan mangrove pada desa mereka. Ia memberikan edukasi secara terus menerus dan hasil ekonomi dari menjaga dan menanam mangrove semenjak tahun 2017.

Atas usahanya tersebut, ia memenangkan Penghargaan Kalpataru 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang memberikan penghargaan kepada individu yang memimpin proyek-proyek lingkungan yang sedang berlangsung di masyarakat.  

Niko Safavi, CEO PT Mowilex Indonesia menambahkan bahwa pihaknya telah mencapai netralitas karbon selama empat tahun berturut-turut dengan mengurangi emisi berdasarkan output per ton dan melalui offset.

"Tetap saja, hal tersebut tidak cukup. Mengukur dampak lingkungan yang sesungguhnya dari aktivitas industri jauh lebih kompleks. Upaya kami juga harus memenuhi kebutuhan masyarakat. Memenuhi komitmen penanaman pohon kami memberikan dukungan jangka panjang bagi masyarakat di luar upaya pengurangan karbon," ujarnya.

Penanaman 25.000 bibit mangrove di Kalimantan Barat ini merampungkan program penanaman yang sebelumnya sudah dilakukan pada beberapa wilayah. Dimulai pada penanaman 5.000 bibit di Sungai Tukad Mati, Bali; penanaman 10.000 bibit di Langkat, Sumatera Utara dan penanaman 10.000 bibit di Desa Juru Seberang, Bangka Belitung. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore