
Ketum MUI, KH Maruf Amin
JawaPos.com - Pro dan kontra soal keberadaan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal ternyata mendapat perhatian Ketu Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maruf Amin.
Menurut Maruf, terkait pembekuan izin IMB oleh Wali Kota Bogor maupun protes masyarakat, dirinya meminta diselesaikan secara baik, alias win-win solution.
Dia menyebut mereka yang menekan wali kota untuk membekukan IMB masjid Imam Ahmad bin Hanbal, merupakan kalangan intoleran.
"Kalau misalnya ada masyarakat bersikap kurang baik menghantam atau menekan wali kota, itukan sikap intoleran dan memang harus dicegah
dan harus diperingatkan. Jika memang tidak bisa masih juga bersikap intoleran, ya harus dihentikan dan wali kota harus juga tegas,”
ucapnya, dilansir RMol Jabar (Jawa Pos Grup).
Maruf menambahkan, Izin pembangunan tempat ibadah tersebut sudah berjalan lama dan hanya memperluas bangunan yang sudah ada. Pun dengan kegiatan peribadatan juga sudah berjalan lebih dari lima tahun.
"Kenapa baru sekarang dipermasalahkan, jangan digunakan untuk momentum tahun politik buat kepentingan pribadi," tandasnya

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
