
Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Jovan R Sumual didampingi Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli merilis hasil Operasi Pekat di markasnya, Selasa (13/6).
JawaPos.com - Polresta Pontianak menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) sejak 26 Mei-9 Juni. Dalam operasi tersebut menjaring 368 pelaku kejahatan maupun penyakit masyarakat. Di antaranya pemabuk, prostitusi dan pasangan mesum.
Dalam Operasi Pekat ini juga memburu aksi premanisme dan penjual petasan. Mengejutkan, hasil Operasi Pekat kali ini meningkat tajam. “Sebanyak 340 kasus yang kita ungkap sepanjang Operasi Pekat tahun 2017 ini dengan pelaku berjumlah 368 orang,” jelas Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Jovan R Sumual didampingi Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kamis (15/6).
Dijelaskan Jovan, paling banyak premanisme, 255 kasus. Kedua prostitusi sebanyak 44 kasus, narkoba 10 kasus, perjudian 5 kasus sedangkan minuman keras (Miras) 17 kasus.
Kompol Jovan mengungkapkan, jajarannya telah meringkus 42 pelaku selama Operasi Pekat berlangsung. Semuanya dalam status penyidikan. “Sebanyak 14 orang diamankan di Mapolresta dan 28 orang diamankan di Polsek jajaran,” jelas Jovan.
Dikatakan Jovan, dari ratusan orang itu, enam di antaranya dijerat tindak pidana ringan (Tipiring). Sisanya diberikan pembinaan dan penyuluhan, sebanyak 292 orang.
“Operasi ini kita lakukan sebelum dan di saat Ramadan. Tujuannya cipta kondisi, memastikan tidak ada gangguan Kamtibmas sepanjang bulan suci Ramadan,” terang Kompol Jovan.
Operasi yang berlangsung selama 15 hari ini akan dilanjutkan dengan Operasi Ramadaniah, yakni operasi menjelang hari raya Idul Fitri. “Kita terus lakukan cipta kondisi dalam memberikan pelayanan dan pengamanan untuk masyarakat,” katanya. (zrn/fab/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
