
Ilustrasi
JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) siap membantu Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon buat mencari wakil bupati setempat, Taisya Soemadi alias Gotas. Gotas ditetapkan buron atas kasus korupsi dana bantuan sosial Kabupaten Cirebon 2009-2012.
"Kami masih melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan terkait kasus ini," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (13/2).
Dikatakanya, bila memang kejaksaan meminta, pihaknya akan membantu mencari pelaku.
"Nanti, suratnya belum masuk ke kita," kata Yusri.
Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi alias Gotas akhirnya ditetapkan sebagai buronan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon.
Gotas terpidana kasus korupsi dana bansos Kabupaten Cirebon 2009-2012, dianggap tidak kooperatif lantaran 3 kali mangkir saat hendak dieksekusi petugas.
"Terhitung 1 Februari 2017, Kejari Kabupaten Cirebon telah menerbitkan surat penetapan Daftar Pencarian Orang untuk Gotas," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar, Setia Untung Arimuladi di Bandung, Senin (13/2).(nif/rmol/mam/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
