
Skuad Lazio. (Istimewa)
JawaPos.com - DI antara 20 klub kontestan Serie A musim ini, SS Lazio menjadi satu-satunya yang masih tanpa sponsor di jersey mereka. Itu setelah rival sekota Lazio, AS Roma, pada akhirnya punya sponsor dengan menggandeng Eurobet.live yang muncul kali pertama saat melawan Como 1907 awal pekan ini (16/3).
Kemitraan itu memberi Giallorossi –sebutan AS Roma– pemasukan EUR 13 juta (Rp 253,8 miliar) per musim hingga 2029.
Kali terakhir jersey Lazio berhias sponsor adalah oleh Binance pada musim 2021-2022. Biancocelesti – sebutan Lazio – menerima EUR 6,5 juta kala itu.
”Kami tidak mau asal comot (sponsor untuk jersey, Red),” kata Claudio Lotito, presiden Lazio, di laman resmi klub.
Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Inter Milan dan AC Milan menjadi klub dengan pemasukan terbesar dari sponsor jersey. Masing-masing mendapatkan EUR 30 juta (Rp 585,7 miliar) dari Betsson.sport dan Emirates.
Khusus Rossoneri –sebutan AC Milan, nominalnya naik menjadi EUR 35 juta (Rp 683 miliar) untuk musim depan (2026–2027).
