
Jay Idzes kecewa dengan permainan Sassuolo saat menghadapi Lazio. (Dok. Jay Idzes)
JawaPos.com - Jay Idzes mengaku Sassuolo bermain buruk saat kalah dari Lazio di Liga Italia pekan ke-28. Laga yang berakhir dengan skor 1-2 tersebut dimainkan di Stadion Olimpico, Selasa (10/3).
Bek Timnas Indonesia tersebut sangat kecewa dengan kegagalan Sassuolo mendapatkan poin. Jay Idzes mengatakan timnya banyak melakukan kesalahan umpan meski sempat menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Armand Laurente pada menit ke-35.
"Kami meninggalkan lapangan tanpa poin, yang sangat disayangkan. Kami tidak bermain bagus dalam 20 menit pertama, jauh lebih buruk dibandingkan pertandingan lainnya. Kami banyak melakukan kesalahan umpan, kemudian kami berhasil kembali ke permainan dengan gol hebat dari Laurente," ucap Jay Idzes setelah pertandingan yang dikutip dari laman resmi Sassuolo, Selasa (10/3).
Pada babak kedua, Sassuolo punya banyak peluang untuk mencetak gol. Namun, mereka malah kebobolan pada menit ke-90+2 lewat gol yang dicetak Adam Marusic.
"Di babak kedua, kami memiliki beberapa peluang, tetapi kami kebobolan gol kekalahan di menit ke-92. Hasil yang tidak menghapus momentum positif, tetapi kami selalu bisa berbuat lebih baik, meningkatkan diri, dan berkembang," tambah bek berusia 25 tahun tersebut.
Sebelum kekalahan dari Lazio, Sassuolo sempat menang dalam tiga pertandingan beruntun. Sayangnya, hasil positif tersebut harus terhenti dan Jay Idzes berharap Lazio bisa belajar dari kekalahan.
"Musim kami penuh dengan pasang surut. Kami perlu mengatasi masa-masa sulit dan terus berkembang; ini harus menjadi ambisi kami. Kami memiliki 10 pertandingan di depan kami. Kami tidak tahu di mana kami akan finis, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik," pungkas Jay Idzes.
Meski meraih kekalahan, Jay Idzes masih menunjukkan permainan yang tangguh di lini belakang. Melansir Fotmob, dia melakukan sembilan sapuan selama bermain 90 menit.
Dengan kekalahan yang dialami Sassuolo, mereka bertengger di posisi sembilan klasemen sementara Liga Italia. Bologna akan menjadi lawan selanjutnya dari tim asuhan Fabio Grosso yang dimainkan pada 15 Maret.
