
Tim Jogoboyo Polrestabes Surabaya membubarkan aksi konvoi kelompok perguruan silat. (Polrestabes Surabaya)
JawaPos.com – Sekelompok oknum anggota perguruan silat kembali berulah di Surabaya. Mengenakan atribut perguruan, lengkap dengan sabuk dan bendera, mereka melakukan konvoi di Jalan Ahmad Yani pada Rabu dini hari (15/1).
Mengetahui aksi tersebut, Tim Jogoboyo Sat Samapta Polrestabes Surabaya langsung bergegas ke lokasi untuk membubarkan aksi konvoi, sebelum ricuh dan mengganggu ketertiban masyarakat sekitar.
Dari operasi ini, Tim Jogoboyo berhasil mengamankan lima pemuda yang terlibat. Kelima pemuda itu berusia 16–24 tahun dan diketahui berasal dari salah satu perguruan silat.
"Operasi ini melibatkan kekuatan gabungan, terdiri dari Tim 3 Jogoboyo, Personel Intel, Reskrim, Resnarkoba, Lantas, Provos, Brimob, dan Raimas Polda," ujar Kasatsamapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, Rabu (15/1).
Barang bukti yang berhasil diamankan saat membubarkan kerumunan oknum perguruan silat itu, di antaranya satu buah bendera perguruan, satu sabuk biru, tiga unit sepeda motor, dan empat unit ponsel.
"Kelima pemuda berikut barang bukti langsung diserahkan kepada piket SPKT Polrestabes Surabaya untuk proses lebih lanjut. Kami memastikan tindakan ini dilakukan demi mencegah potensi kericuhan," imbuhnya.
Polrestabes Surabaya juga berkomitmen menjaga stabilitas kota, menciptakan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Terutama dari potensi konflik antarkelompok perguruan silat.
"Langkah tegas ini kami harap dapat memberikan efek jera dan mendorong masyarakat untuk turut menjaga keamanan bersama. Surabaya aman adalah tanggung jawab kita semua." Imbuh Teguh.
