JawaPos.com – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi pasca kecelakaan tragis yang terjadi di wilayah Batu beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, Adhy mengingatkan seluruh pihak, baik pemilik armada maupun masyarakat pengguna jasa transportasi, untuk lebih memperhatikan kelayakan kendaraan dan keselamatan perjalanan.
“Kami telah bekerja sama dengan Polda Jatim untuk memperketat pengawasan dan mewajibkan pemilik armada memastikan kendaraan mereka memenuhi standar keselamatan yang sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan dengan kondisi rem dan roda yang tidak sesuai aturan. Ini menjadi peringatan serius bagi kita semua,” tegas Adhy di Surabaya, Senin (13/1).
Ia juga menghimbau pemilik armada bus dan kendaraan lainnya untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraannya. “Pemeriksaan berkala adalah kewajiban, bukan hanya untuk mencegah kecelakaan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna. Sopir juga harus diperhatikan, baik dari segi kesehatan maupun keterampilan berkendara, karena mereka memiliki peran vital dalam keselamatan perjalanan,” tambahnya.
Adhy mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih moda transportasi, terutama saat menyewa kendaraan untuk keperluan pribadi atau kelompok. “Pengguna jasa harus memeriksa kondisi kendaraan sebelum menyewa. Pastikan semua aspek, termasuk rem, ban, hingga kelayakan mesin, dalam kondisi baik. Jangan hanya melihat harga murah, tetapi abaikan keselamatan,” imbaunya.
Menanggapi larangan sementara beberapa sekolah untuk melakukan perjalanan wisata pasca kecelakaan, Adhy menilai kegiatan pariwisata edukasi tetap penting untuk mendukung pembelajaran di luar kelas. Namun, ia menggarisbawahi perlunya pemilihan moda transportasi yang prima dan sesuai standar.
“Wisata untuk pembelajaran adalah hal yang positif. Anak-anak mendapatkan pengalaman di luar kelas yang mendukung pendidikan mereka. Tapi, yang utama adalah keselamatan. Sekolah harus memastikan armada yang digunakan layak dan memenuhi semua persyaratan keselamatan,” ujar Adhy.
Ia meminta pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan. “Pastikan kendaraan yang digunakan memiliki surat-surat lengkap, kondisi kendaraan prima, dan sopir yang berpengalaman. Jangan sampai kecerobohan dalam memilih kendaraan merugikan anak-anak,” pungkasnya.