JawaPos.com - Masyarakat Kota Surabaya tengah dihebohkan dengan fenomena pencarian Koin Jagat. Koin ini konon katanya bisa dicairkan menjadi uang. Nilainya beragam, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Tentu tidak semudah mengembalikan tangan. Kepingan koin berhadiah itu disebar dan disembunyikan ke beberapa tempat. Ada yang di bawah pohon, di pedestrian, hingga tempat-tempat umum lainnya.
Hadiah yang menggiurkan ini sontak membuat masyarakat, dari anak-anak, remaja, hingga dewasa rela menghabiskan waktunya untuk berburu koin Jagat, seperti dalam video yang diunggah akun instagram @lovesuroboyo.
Video berdurasi 38 detik yang diunggah pada Kamis (9/1) itu menampilkan sekelompok remaja yang tampak sibuk mencari koin Jagat di trotoar jalan, taman, hingga sekitar tempat sampah.
Tak sampai 24 jam, video tersebut sudah ditonton lebih 2 juta kali. Disukai oleh 62,4 ribu pengguna, dan dikomentari oleh 1,4 ribu pengguna. Tanggapan warganet di kolom komentar pun beragam.
"Gak jelas blass, daripada blusukan jempalitan gak ngerti waktu, mending kerja sing bener (yang bener), masio olehe titik (walaupun dapatnya sedikit, tapi aman dan berkah," tulis akun instagram @ita.renawaty.
Komentar senada juga ditulis oleh akun instagram @minaanggaa. Ia geram melihat orang-orang yang memilih mencari kepingan koin, daripada bekerja. "Kok enak cari gini gak perlu kerja susah-susah," tulisnya.
Ada pula warganet yang menanggapinya dengan guyonan. "Koin bekas kerokan gelem ta rek," tulis akun instagram @alf_rosadi. Akun instagram @ge_el31 juga sama. "Aku akeh koin mangatus mas," tulisnya diakhiri emoticon tertawa.
Warganet juga mengimbau masyarakat yang berburu koin untuk berhati-hati. Seperti yang ditulis akun instagram @zac.sgv. "Hunting juga kudu pakai akal sehat ya gaes. Jangan merusak dan berbuat kriminal. Safety first" tulisnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Achmad Eka Mardijanto mengaku telah mengetahui fenomena berburu koin jagat, yang sedang digandrungi masyarakat.
Namun, ia menyayangkan sikap dari para pencari koin saat melakukan perburuan. Dari penuturan Achmad, sejumlah tanaman di taman Kota Surabaya, mengalami rusak setelah terinjak pencari koin.
“Iya, ada tanaman yang baru kami tanam, rusak. Seperti di Taman Prestasi, Jalan Ketabang Kali, tanamannya juga ada yang rusak gara-gara pencari koin," tutur Achmad di Surabaya pada Jumat (10/1).