Salah satu pemain Persebaya sedang melakukan latihan. (dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini berjarak 12 poin di klasemen sementara Super League 2025/2026, sebuah selisih yang menegaskan tantangan besar bagi Green Force. Caretaker Persebaya Surabaya Uston Nawawi menyebut timnya lapar kemenangan setelah menutup tahun dengan hasil meyakinkan dan semangat baru.
Kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (28/12/2025), menjadi penanda kebangkitan Persebaya Surabaya.
Laga tunda pekan ke-8 itu sekaligus menutup kalender pertandingan 2025 dengan senyum lebar bagi publik Surabaya.
Sejak menit awal pertandingan, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif permainan dan menekan pertahanan Persijap tanpa kompromi.
Dominasi itu membuahkan hasil lewat dua gol di babak pertama yang membuat suasana GBT semakin bergemuruh.
Bruno Moreira membuka keunggulan melalui titik putih setelah pelanggaran terjadi di kotak penalti. Tidak lama berselang, bek asing Leo Lelis menggandakan skor lewat sundulan yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tidak mengendur dan Persebaya Surabaya tetap tampil agresif. Dua gol tambahan dicetak Francisco Rivera dan Mihailo Perović untuk memastikan kemenangan besar tanpa balas.
Uston Nawawi memberi apresiasi tinggi terhadap disiplin dan efektivitas permainan anak asuhnya sepanjang laga.
Ia menilai kemenangan ini lahir dari proses panjang dan mentalitas yang terus ditempa di tengah hasil imbang beruntun.
“Sudah tidak ada kata-kata lagi. Intinya kami semua memang berjuang untuk meraih hasil ini. Kemenangan ini tidak diraih secara tiba-tiba, karena sebelumnya kami melewati lima pertandingan dengan hasil imbang, dan itu bukan sesuatu yang kami inginkan,” ujar Coach Uston usai pertandingan.
Menurut Uston, keunggulan dua gol di babak pertama tidak membuat timnya lengah. Fokus dan kewaspadaan terus ditanamkan agar permainan tetap terjaga hingga peluit akhir.
“Di jeda babak pertama, kami mengingatkan pemain untuk melupakan dua gol yang sudah tercipta. Karena unggul dua gol itu belum aman. Kemenangan ini penting untuk mental pemain. Saya tekankan sejak awal, ini baru permulaan. Kami harus terus konsisten dan tetap rendah hati,” tegasnya.
Kemenangan besar ini membawa dampak signifikan bagi posisi Persebaya Surabaya di klasemen sementara. Green Force kini berada di peringkat ketujuh dan perlahan mendekati papan atas.
Persebaya Surabaya berada tepat di bawah PSIM Yogyakarta dan mulai menatap peluang menembus lima besar. Selisih poin dengan tim-tim di atasnya kian menipis seiring tambahan tiga angka penting ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022