
Persija menjadi salah satu penantang gelar Liga 1 2024/25 (@persija)
JawaPos.com - Liga 1 2024/2025 menghadirkan persaingan sengit di papan atas dengan nuansa klasik. Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya menjadi tiga tim yang saling berlomba untuk merebut gelar juara. Ditambah lagi dengan Persik Kediri dan Persita Tangerang di belakang mereka.
Namun, Persija Jakarta memiliki keunggulan yang membuat mereka lebih layak disebut sebagai penantang utama gelar Liga 1 musim ini.
Keunggulan Persija tak hanya terletak pada kedalaman skuad mereka, tetapi juga pada faktor-faktor lain seperti jadwal yang menguntungkan, rekor kandang yang impresif, dan dukungan luar biasa dari Jak Mania.
Kombinasi ini memberikan pondasi kuat bagi Persija untuk mengincar trofi juara. Berikut adalah empat alasan mengapa Persija memiliki bekal lebih baik dibandingkan Persib Bandung maupun Persebaya Surabaya.
1. Kedalaman Skuad yang Kompetitif
Persija memiliki skuad yang sangat seimbang antara pemain inti dan cadangan. Di posisi penjaga gawang, Andritany Ardhiyasa tetap menjadi tembok kokoh, didukung kiper asing, Carlos Eduardo, yang kualitasnya setara.
Lini belakang diisi oleh trio tangguh Muhammad Ferarri, Ondřej Kůdela, dan Rizky Ridho, dengan cadangan seperti Hansamu Yama dan Akbar Tanjung yang siap menggantikan.
Di sektor sayap, meskipun kehilangan Riko Simanjuntak, Persija masih punya Rio Fahmi dan Raka Cahyana, pemain muda berbakat yang menjadi Best Player Liga 2 2023. Lini tengah mereka semakin solid dengan hadirnya Ramon Bueno yang menjadi pengatur permainan dan Maciej Gajos sebagai kreator serangan.
Di lini depan, Gustavo Almeida telah mencetak 11 gol, menjadikannya striker paling produktif. Hebatnya, mereka masih memilik Marki Simic dan Yandi Sofyan sebagai pengganti.
Kedalaman ini terbukti ketika Ramon Bueno maupun Gustavo Almeida, Persija Jakarta tetap tampil maksimal. Berbeda dengan Persebaya yang begitu menderita saat kehilangan Francisco Rivera, atau Persib Bandung tanpa David da Silva.
2. Jadwal yang Menguntungkan
Persija memiliki keuntungan jadwal di paruh kedua musim ini, terutama karena banyak pertandingan penting yang dimainkan di kandang. Pertandingan melawan Persebaya dan Persib, dua rival utama mereka, akan berlangsung di hadapan pendukung sendiri.
Selain itu, laga-laga sulit lainnya melawan PSBS Biak, Malut United, dan Bali United juga akan dimainkan sebagai tuan rumah. Dukungan penuh dari suporter tentu menjadi keuntungan besar.
3. Rekor Kandang Tak Terkalahkan
Hingga saat ini, Persija belum pernah kalah di Stadion Gelora Bung Karno. Rekor terburuk mereka di kandang hanya berupa hasil imbang melawan tim-tim kuat seperti PSM Makassar, Dewa United, dan Borneo FC. Konsistensi ini menjadi modal penting untuk terus meraih poin maksimal di kandang sendiri.
Istimewanya lagi, mereka melakukan hal tersebut dengan kondisi kandang yang tidak menetap. Sejauh ini, Macan Kemayoran pernah berkandang di JIS, GBK, Pkansari, Sultan Agung hingga I Wayan Dipta.
4. Dukungan Luar Biasa Jakmania
Suporter setia Persija, Jakmania, memberikan energi tambahan bagi tim di setiap pertandingan. Persija memegang rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu laga Liga 1, yakni 28.027 orang saat melawan Persita Tangerang.
