Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 03.02 WIB

Patrick Kluivert Klarifikasi Beberapa Hal, Kecuali Soal Taruhan di Masa Lalu dan Duta Judi Online

Ketua PSSI, Erick Tohir bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Asisten Pelatih Timnas Denny Landzaat menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos) - Image

Ketua PSSI, Erick Tohir bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Asisten Pelatih Timnas Denny Landzaat menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)



JawaPos.com - Patrick Kluivert sudah tiba di Indonesia pada Sabtu kemarin (11/1). Dan hari ini dia telah resmi diperkenalkan sebagai pelatih Tim Garuda.

Sejak Shin Tae-yong dipecat, namanya santer diberitakan sebagai pelatih timnas Indonesia yang baru. Patrick Kluivert langsung jadi sorotan. Banyak hal tentang dirinya yang menarik perhatian.

Beberapa kontroversi lekat dalam pemilihan Kluivert sebagai suksesor Shin Tae-yong. Salah satunya terkait pertemuannya dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Piala Asia tahun lalu.

Perjumpaan di Qatar kala itu memunculkan isu bahwa eks Barcelona tersebut sudah didekati PSSI jauh sebelum STY dipecat. Kabar tersebut langsung dia bantah.

Mantan pelatih timnas Curacao mengakui pertemuan dengan Erick Thohir. Hanya saja, saat itu tidak ada pembicaraan soal melatih Indonesia.

“Tidak sama sekali,” jawab Patrick Kluivert saat wawancara ekslusif dengan Mata Najwa di Youtube Najwa Shihab. Dia menjelaskan pertemuan di Qatar terkait kemungkinannya melatih Jay Idzes dkk.

“Saya bertemu Erick sebelum turnamen, ya saya bertemu dengannya di AFC Cup tahun lalu. Kami tidak membicarakan tentang pelatih kepala atau lainnya. Kami hanya membicarakan sepak bola dan kami memiliki komunikasi yang sangat baik,” ia menambahkan.

Sosok 48 tahun itu telah menandatangani kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun. Tugasnya berat, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Meski dikontrak selama dua tahun, Kluivert kemungkinan tidak akan menetap di Indonesia. Dia mengaku akan bolak-balik Indonesia-Belanda.

“Tidak sepanjang waktu (menetap di Indonesia), tapi saya akan datang ke sini cukup sering. Saya akan di sini (selama persiapan pertandingan Maret nanti),” sambungnya ketika ditanya persiapan Kualifikasi Piala Dunia melawan Australia dan Bahrain.

Ketika beberapa pertanyaan bisa dijawab dengan jelas, Patrick Kluivert menghindari pertanyaan Najwa Shihab soal keterlibatannya dengan judi di sepak bola. Dia juga menghindari statusnya sebagai duta perusahaan judi online.

Seperti diberitakan sebelumnya, ayah Justin Kluivert terlibat judi sepak bola 2011 dan 2012 silam. “Saya di sini untuk fokus membicarakan sepak bola, tidak ingin memperhatikan hal itu,” jawabnya.

Mendapat jawaban seperti itu, Najwa Shihab kembali berupaya mendapatkan klarifikasi. Ia juga mengungkapkan sejarah buruk sepak bola Indonesia terhadap match fixing dan kondisi negara yang terus melawan judi online.

“Saya setuju dengan Anda. Tidak ada jawaban yang bisa diberikan untuk pertanyaan ini. Tidak ada yang perlu diklarifikasi,” tutup Patrick Kluivert.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore