Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2025, 23.41 WIB

Paruh Musim Liga 1, VAR telah Lakukan 600 Lebih Pemeriksaan dalam 153 Pertandingan, Durasi Peninjauan Dikritik Terlalu Lama!

Ilustrasi peninjauan VAR di Liga 1 musim ini. (LIB) - Image

Ilustrasi peninjauan VAR di Liga 1 musim ini. (LIB)

 
JawaPos.com - Liga 1 musim 2024/2025 resmi memasuki putaran kedua akhir pekan ini. Selama putaran pertama pada pertengahan hingga akhir 2024, Persib sukses menjadi juara paruh musim.

Penyelenggaraan Liga 1 musim ini memang lebih dibenahi di sejumlah aspek. Salah satu pembenahan yang paling terlihat adalah hadirnya Video Assistant Referee (VAR) sejak pekan pertama Agustus lalu.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) mengklaim penerapan VAR di seluruh laga Liga 1 menghadirkan transparansi dan peningkatan kualitas pertandingan. Wasit pun bisa membuat keputusan yang lebih akurat.

VAR adalah wujud nyata dari upaya kami untuk menciptakan kompetisi yang lebih adil dan transparan. Statistik menunjukkan bahwa teknologi ini telah memberikan dampak signifikan dalam membantu wasit membuat keputusan yang lebih akurat,” kata Direktur Operasional PT LIB Asep Saputra, Jumat (10/1) seperti dikutip dari Antara 

Meskipun demikian, VAR menimbulkan tantangan baru bagi wasit karena di musim-musim sebelumnya, VAR belum pernah diterapkan. Salah satunya adalah wasit harus cepat dalam mengambil keputusan.

“Kami memahami bahwa ada kritik terkait waktu yang dihabiskan untuk beberapa pemeriksaan, terutama dalam kasus kartu merah yang membutuhkan waktu rata-rata lebih dari dua menit," imbuhnya.

Pihak LIB telah menghitung bahwa rata-rata waktu pemeriksaan VAR adalah 61,9 detik. Durasi tersebut mungkin terlihat singkat, namun saat pertandingan berlangsung ketat, itu dapat terasa lama bagi pemain dan penonton.

Maka dari itu, Asep memastikan lamanya waktu pemeriksaan itu akan menjadi salah satu bahan evaluasi terhadapnya.

"Tentu ini menjadi bagian evaluasi kami dan Komite Wasit sehingga terus dilakukan upaya perbaikan agar prosesnya bisa lebih cepat tanpa mengurangi akurasi,” kata dia.

Hingga paruh musim ini, VAR dipakai dalam 153 pertandingan Liga 1, dengan total 642 pemeriksaan terhadap suatu insiden. Jika dirata-rata, terdapat 4,2 pemeriksaan setiap pertandingan. Hal ini menunjukkan keterlibatan VAR dalam menentukan keputusan wasit cukup tinggi.

Dari 642 pemeriksaan, 66 di antaranya merupakan on-field review (OFR) atau review di atas lapangan. Sedangkan sisa 576 pemeriksaan VAR dilakukan tanpa OFR, di mana sebanyak 556 keputusan dikonfirmasi, dan 20 keputusan diubah berdasarkan fakta-fakta yang ditinjau VAR.

Jika VAR baru diterapkan di Indonesia secara keseluruhan pada musim ini, tidak demikian dengan penggunaannya di Eropa. Di beberapa liga top Eropa, seperti Liga Inggris, penerapan VAR sudah digunakan setelah Piala Dunia 2018 di Rusia.

VAR semakin melengkapi penggunaan teknologi di Liga Inggris setelah sebelumnya juga sudah menerapkan Goal Line Technology atau teknologi garis gawang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore