Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 03.21 WIB

Guru Besar Kepelatihan Patrick Kluivert: Postecoglou, Van Gaal, hingga Seedorf

Patrick Kluivert dirumorkan menjadi pengganti Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. (BELGA MAG/AFP) - Image

Patrick Kluivert dirumorkan menjadi pengganti Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. (BELGA MAG/AFP)

JawaPos.com – Setelah pensiun dari sepak bola pada musim panas 2008, Patrick Kluivert pun langsung menjadi pelatih. Sebagai pelatih baru, Kluivert pun memulai karir dengan menjadi asisten pelatih dari nama-nama yang sudah menapak jadi nahkoda tim lebih dahulu.

Yang menjadi guru Kluivert pertama dengan menjadikannya asisten adalah pelatih Tottenham Hotspur Ange Postecoglou. Kluivert menjadi tangan kanan Postecoglou di klub Australia Brisbane Roar selama 5 bulan (Januari-Juni 2010).

Di klub tersebut, sang mentor kerap memakai formasi 4-3-3, 4-2-3-1, serta 4-1-4-1. Postecoglou ini meraih sukses dengan 3 gelar selama 3 tahun (2009-2012) di klub yang kini dimiliki oleh keluarga kaya Indonesia, Bakrie Grup.

Nah, setelah jadi murid Postecoglou petualangan Kluivert berlanjut dengan jadi asisten pelatih legendaris Belanda Louis van Gaal. Kluivert menjadi orang kepercayaan Van Gaal ketika jadi pelatih timnas Belanda 2012-2014.

Belanda era Van Gaal itu berhasil menembus semifinal dan kemudian meraih posisi tiga di Piala Dunia 2014. Salah satu pemain Van Gaal di Piala Dunia 2014 itu yakni Robin van Persie dalam wawancara dengan AS berkata kalau Van Gaal adalah  tipikal pelatih yang berdisiplin dan sedikit keras.

Van Persie ingat bagaimana dirinya ‘diberi pelajaran’ oleh Van Gaal ketika menolak untuk diganti. “Sebelum penalti, dia (Van Gaal, Red) mendatangiku dan menamparku,” kenang Van Persie.

Di Piala Dunia 2014, Van Gaal mengubah taktik mainnya. Jika di ajang kualifikasi memakai 4-3-3 maka di fase grup hingga semifinal Van Gaal memakai 5-3-2, 3-5-2, 3-4-3, dan 3-4-1-2.

Kemudian nama terakhir yang jadi ‘guru’ Kluivert adalah rekannya seangkatan yakni Clarence Seedorf. Kluivert menjadi tangan kanan Seedorf ketika jadi pelatih timnas Kamerun (2018-2019).

Bahu membahu dengan Seedorf, Kluivert menjalani 12 laga untuk Kamerun. Pencapaian terbaik keduanya adalah membawa Kamerun hingga 16 besar Piala Afrika 2019.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore