
Pratama Arhan yang berstatus tanpa klub menjadi incaran klub-klub Liga 1. (Instagram @pratamaarhan8)
JawaPos.com - Teka-teki masa depan Pratama Arhan Alif Rifai segera terjawab. Sang agen, Dusan Bogdanovic, mengungkapkan pemainnya itu segera memiliki klub baru dalam waktu dekat.
Pratama Arhan saat ini menjadi komoditi panas dalam bursa transfer sepak bola Indonesia. Dia baru saja berstatus tanpa klub setelah kontraknya dengan klub Korea Selatan, Suwon FC, berakhir per 31 Desember 2024.
Status tanpa klub Pratama Arhan berbarengan dengan dibukanya bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ya, jendela perpindahan pemain kompetisi tertinggi di Tanah Air itu telah dibuka sejak 19 Desember 2024 dan akan ditutup pada 15 Januari 2025.
Situasi ini membuat Pratama Arhan disebut-sebut akan kembali ke klub Liga 1 Indonesia 2024/2025. Apalagi, sejumlah klub dirumorkan tertarik dengan pemain berusia 23 tahun tersebut.
Semen Padang FC termasuk klub yang paling gencar dirumorkan sebagai tim baru Arhan. Apalagi, mereka sudah menyatakan ketertarikannya sejak lama, dari sebelum kontrak sang pemain habis di Korea Selatan.
Terlebih, Pratama Arhan punya hubungan dan kedekatan spesial dengan Semen Padang FC. Mertuanya, Andre Rosiade, merupakan penasihat Semen Padang FC.
Selain Semen Padang, Persebaya Surabaya juga dirumorkan tertarik dengan Arhan. Green Force - julukan Persebaya - ikut memantau situasi ini karena sedang mencari tambahan pemain untuk memperkuat skuad mereka pada sisi kiri pertahanan.
Namun, semua itu masih sebatas rumor. Dusan Bogdanovic selaku agen Pratama Arhan pun buka suara mengenai masa depan pemainnya setelah cabut dari Suwon FC.
"Kita akan umumkan tim Arhan dalam beberapa hari ke depan," kata Dusan saat dihubungi awak media, Jumat (3/1).
Kini, menarik dinantikan kiprah berikutnya Pratama Arhan. Namun satu yang pasti, jika bek kiri Timnas Indonesia itu memutuskan kembali ke Indonesia, maka kemungkinan pertama adalah PSIS Semarang.
PSIS Semarang punya perjanjian khusus dengan Pratama Arhan dan agennya Dusan. Perjanjian itu berisikan Laskar Mahesa Jenar menjadi klub yang harusnya berkomunikasi pertama kali dengan sang pemain apabila memutuskan kembali ke Indonesia.
Kesepakatan tersebut muncul saat pemain kelahiran Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu akan ke luar negeri tiga tahun lalu. Tepatnya pada 2022, ketika Arhan memilih hengkang ke klub Jepang, Tokyo Verdy.
"Tak hanya itu, antara kami (PSIS), Arhan, dan agen Arhan telah sepakat mau sejauh mana Arhan bermain di luar negeri, saat kembali ke Indonesia, Arhan kembalinya ke PSIS sebagai rumah yang telah membesarkan Arhan selama ini," tutur Yoyok Sukawi pada 2022.
