
Thierno Barry selamatkan Everton dari kekalahan. (@premierleague/X)
JawaPos.com–Everton berhasil menghindari kekalahan memalukan di kandang sendiri saat menjamu Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Bertanding di Hill Dickinson Stadium pada Selasa (27/1), gol Thierno Barry memastikan laga berakhir imbang 1-1 sekaligus meredam potensi kerusuhan dari tribun penonton.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Leeds United tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28 melalui aksi James Justin. Gol itu berawal dari kerja sama Jayden Bogle dan Anton Stach di sisi kanan pertahanan Everton yang tampak rapuh.
Bola kemudian mengarah ke Justin di tiang jauh yang sukses melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang Jordan Pickford setelah luput dari pengawalan Dwight McNeil.
Ketinggalan satu gol membuat atmosfer stadion memanas. Pendukung Everton tidak segan memberikan cemoohan (boos) saat jeda babak pertama karena performa tim yang dianggap lesu. Leeds bahkan nyaris menggandakan keunggulan melalui Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-34, tetapi tendangan jarak dekat hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, pelatih Everton David Moyes melakukan perubahan taktis besar-besaran. Moyes mengubah formasi menjadi tiga bek dan memasukkan Jarrad Branthwaite yang baru pulih dari cedera hamstring, serta Kiernan Dewsbury-Hall.
Meski situasi tampak buntu, Moyes tetap mempertahankan striker muda Thierno Barry di lapangan daripada memasukkan Beto yang lebih berpengalaman. Keputusan itu terbukti tepat ketika Barry yang sempat mandul dalam 18 laga awal musim ini berhasil memotong umpan silang Idrissa Gueye dan menyarangkan bola ke langit-langit gawang Karl Darlow.
Gol pada menit ke-76 itu merupakan gol keempat Barry dalam lima pertandingan terakhirnya. Everton sebenarnya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan ketika tendangan keras Idrissa Gueye membentur mistar gawang.
Di sisi lain, Leeds United juga memberikan ancaman di masa tambahan waktu melalui sundulan James Justin, tetapi hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-1.
Dilansir dari ESPN, hasil imbang itu menjadi rapor merah tersendiri bagi Everton yang tercatat baru memenangkan empat laga kandang sejak November 2025 dan menempatkan mereka di posisi kesepuluh klasemen.
Satu poin yang didapat Leeds United juga membuat tim asuhan Daniel Farke itu gagal menjauh dari kejaran Nottingham Forest dan West Ham dalam upaya menghindari zona degradasi. Meski hanya kalah sekali dalam sepuluh laga terakhir, Leeds masih kesulitan mengonversi hasil imbang menjadi kemenangan.
Usai laga, David Moyes mengakui anak asuhnya sempat kehilangan arah dan tampil buruk pada babak pertama. ”Kami tampil sangat buruk di babak pertama, tetapi kami berhasil memegang kendali lebih baik di babak kedua dan akhirnya mendapatkan gol dari upaya itu,” kata Moyes dikutip dari akun X resmi Everton.
Namun, perubahan taktik di babak kedua terbukti membawa dampak positif meski masuknya Jarrad Branthwaite dan Kiernan Dewsbury-Hall di awal babak kedua sebenarnya di luar rencana awal sang pelatih.
”Rencana awal saya sebenarnya tidak ingin menurunkan Jarrad (Branthwaite) atau Kiernan (Dewsbury-Hall) secepat itu, tetapi saya rasa mereka memberikan perbedaan besar saat masuk ke lapangan,” jelas Moyes.
