
Bek Real Madrid Trent Alexander-Arnold. (Dok. Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Masalah cedera di lini pertahanan Real Madrid kembali muncul dengan timing yang kurang bersahabat. Trent Alexander-Arnold, rekrutan anyar yang baru saja pulih dari cedera bulan September, harus masuk ruang perawatan lagi.
Cedera terbarunya membuat ia absen setidaknya selama dua bulan, meninggalkan lubang besar di sisi kanan pertahanan.
Belum cukup sampai di situ, Dani Carvajal—sang bek kanan andalan selama bertahun-tahun—juga masih belum pulih sepenuhnya pasca operasi. Dengan dua pemain utama absen bersamaan, posisi bek kanan Madrid terasa sangat rapuh dan jelas mengundang kekhawatiran.
Dalam situasi seperti ini, biasanya klub langsung menyiapkan daftar belanja untuk bursa transfer Januari. Publik pun mulai menduga Real Madrid akan mencari bek kanan anyar untuk menambal krisis ini. Namun kenyataannya tidak demikian.
Menurut laporan Defensa Central, Real Madrid tidak berencana mendatangkan bek kanan baru pada Januari. Keputusan ini diambil meski Xabi Alonso praktis tak punya bek kanan yang benar-benar siap digunakan.
Alih-alih membeli pemain baru, Madrid memilih memaksimalkan fleksibilitas skuad yang mereka miliki. Federico Valverde akan menjadi opsi utama untuk mengisi pos bek kanan, dibantu Raul Asencio yang juga pernah tampil di posisi tersebut. Eder Militao pun bisa menjadi solusi darurat mengingat ia beberapa kali dimainkan di sisi kanan pertahanan.
Pada akhirnya, kecuali badai cedera makin parah dalam beberapa minggu ke depan, Real Madrid tampaknya tetap berpegang pada kebijakan lama mereka: tidak melakukan investasi besar di bursa transfer musim dingin.
Keputusan berani ini akan menjadi ujian tersendiri: apakah Madrid mampu bertahan dengan komposisi yang ada, atau justru keputusan “ogah belanja” ini bakal jadi blunder di paruh kedua musim? Waktu yang akan menjawab.
