Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2025, 16.36 WIB

Messi dan Presidential Medal of Freedom, Kontroversi dan Penghargaan yang Layak

Lionel Messi saat menjadi duta UNICEF. (leo messi/unicef.org) - Image

Lionel Messi saat menjadi duta UNICEF. (leo messi/unicef.org)

 

JawaPos.com - Lionel Messi, sosok yang tak asing lagi di dunia sepak bola, telah meraih prestasi yang luar biasa. Tidak hanya mengukir sejarah di lapangan, pemain asal Argentina ini juga mendapatkan pengakuan atas kontribusinya di luar dunia olahraga. Salah satu prestasi gemilangnya adalah ketika ia dianugerahi Presidential Medal of Freedom, penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat.

Presidential Medal of Freedom merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi keamanan nasional atau kepentingan minat masyarakat Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka.

Lionel Messi, yang bergabung dengan Inter Miami pada Juli 2023, diakui tidak hanya atas prestasinya di lapangan sepak bola tetapi juga atas kontribusinya dalam mendukung program kesehatan dan pendidikan anak-anak di seluruh dunia.

Selama kariernya, Messi telah terlibat dalam berbagai kegiatan filantropi, termasuk perannya sebagai Duta UNICEF dan pendirian Leo Messi Foundation, yang berfokus pada akses pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak yang kurang beruntung.

Komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak dan komunitas yang kurang beruntung mencerminkan nilai-nilai yang dihormati dalam meraih penghargaan Presidential Medal of Freedom.

Keputusan untuk memberikan penghargaan tertinggi itu kepada Messi menuai beragam reaksi. Beberapa pihak mempertanyakan pemberian penghargaan tersebut kepada seseorang yang baru tinggal di Amerika Serikat sejak 2023.

Namun, para petinggi Gedung Putih menekankan bahwa penghargaan ini tidak hanya didasarkan pada kontribusi di dalam negeri tetapi juga pada dampak positif global yang telah diberikan oleh para penerima.

Meskipun menerima penghargaan bergengsi ini, Messi tidak dapat menghadiri upacara di Gedung Putih karena alasan jadwal. Pihak Gedung Putih juga telah diberitahu sebelumnya mengenai ketidakhadirannya.

Selain Messi, penerima penghargaan lainnya termasuk tokoh-tokoh terkenal seperti Earvin "Magic" Johnson, Bono dari U2, aktor Denzel Washington, dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore