
Skuad Liverpool saat menumbangkan Manchester United 3-0 di paruh musim pertama Liga Inggris 2024/2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemimpin klasemen sementara Liga Inggris, Liverpool akan menjamu rivalnya, Manchester United (MU) dalam laga yang dimainkan Minggu (5/1) dini hari waktu Indonesia. Joe Cole, mantan bintang Chelsea yang kini seorang pundit mengatakan meski MU tengah dalam peforma yang kurang baik, mereka tetap bisa memberikan perlawanan sengit saat derbi North-West nanti.
Skuad asuhan Ruben Amorim itu memang tengah dalam tren negatif setelah hanya bisa menang satu kali dalam lima pertandingan terakhir. Satu-satunya pertandingan yang bisa mereka menangkan itu adalah saat berjumpa Manchester City.
Banyak pengamat yang menyebutkan laga derbi Manchester itu juga tidak bisa menjadi tolok ukur permainan MU karena penampilan The Citizen yang juga sedang menurun belakangan ini.
Saat ini tim Setan Merah berada di peringkat 14 dengan raihan 22 poin. Posisi ini membuat MU hanya berada empat tingkat di atas jurang degradasi dan terpaut lima poin saja dari Ipswich Town yang berada di peringkat 18.
Kondisi ini tentu kontras dengan peforma Liverpool yang sedang ganas-ganasnya. The Reds memuncaki klasemen sementara dengan 45 poin dan masih memiliki simpanan satu pertandingan.
Di pertandingan Boxing Day sebelum bersua MU pun Liverpool baru saja menandaskan perlawanan West Ham dalam laga tandang dengan skor mencolok 5-0.
Belum lagi, mesin pemain kunci Liverpool, Mohamed Salah juga sedang on fire. Musim ini pemain Timnas Mesir itu sudah berkontribusi 17 gol dan 13 assist untuk The Reds. Ditambah rekor baik Mo Salah tiap berjumpa MU menambah kepercayaan diri skuad Arne Slot tersebut.
Namun, Joe Cole menilai Liverpool tetap akan kesulitan meladeni permainan MU nanti. Bahkan Cole memprediksi, andai hasil akhir berpihak pada Liverpool, mereka akan menang dengan skor tipis.
"Ini adalah derbi dan pertandingan yang istimewa," ujar Cole.
"United mungkin mengancam dari serangan balik dan mencuri satu gol walau harus terdesak sepanjang waktu," lanjutnya.
Menilik dari statistik, pertahanan MU sedang dalam sorotan. Sampai pekan ke-19 Setan Merah sudah kebobolan 26 gol membuat mereka mengalami defisit lima dari jumlah gol yang sudah mereka jaringkan.
Sedangkan Liverpool, bersama Arsenal adalah klub yang paling minim kebobolan. Gawang Alisson baru bergoyang sebanyak 17 kali saja. Dari segi produktivitas, lini serang Liverpool adalah yang terbaik saat ini. Total sudah 45 gol mereka sarangkan di gawang lawan-lawannya.
Pemilik tiga gelar Liga Inggris itu juga turut menyoroti kondisi Ruben Amorin yang baru menangani MU di tengah musim ini.
Dirinya mengatakan pekerjaan pelatih asal Portugal itu tidak akan mudah karena ia seperti harus memperbaiki rumah yang telanjur berantakan.
"Ketika Ruben Amorin datang dan disebut-sebut sebagai juru selamat, itu sama saja seperti membeli rumah, tapi tidak melihat kondisinya terlebih dahulu. Sehingga ketika masuk, ia harus mendapati kerusakan struktural di dalam rumah tersebut," komentar Cole.
