
Ilustrasi mahasiswa ITS. (ITS)
JawaPos.com – Rencana penerapan pendidikan tinggi negeri gratis dinilai tidak cukup hanya dengan menghapus atau menihilkan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengusulkan sedikitnya enam skema pembiayaan pendidikan tinggi gratis yang bisa dipilih atau dikombinasikan oleh pemerintah.
Karena bagaimanapun, perguruan tinggi tetap membutuhkan biaya untuk membiayai dosen, tenaga kependidikan, laboratorium, infrastruktur, riset hingga pengembangan akademik.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sarana Prasarana ITS, Machsus, mengatakan bahwa persoalan utama dalam kuliah gratis bukan sekadar menentukan besaran UKT yang ditanggung negara.
Menurut dia, pemerintah perlu menentukan siapa yang akan menanggung biaya pendidikan ketika kontribusi mahasiswa dikurangi atau bahkan dihapuskan.
Sebab, biaya pendidikan akan tetap ada meskipun mahasiswa tidak lagi membayar UKT.
Dalam konteks tersebut, Biaya Kuliah Tunggal (BKT) menjadi salah satu komponen penting dalam merancang skema pembiayaan pendidikan tinggi.
BKT menggambarkan biaya yang diperlukan perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan bagi seorang mahasiswa, sedangkan UKT merupakan bagian biaya yang dibebankan kepada mahasiswa.
"Ketika UKT menjadi nol, BKT tentu tidak ikut menjadi nol. Pendidikan tinggi gratis pada hakikatnya bukan menghilangkan biaya, melainkan mengubah distribusi siapa yang menanggung biaya tersebut," kata Machsus.
Menurut dia, pemerintah tidak harus menerapkan satu model pembiayaan yang sama untuk seluruh mahasiswa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022