JawaPos.com-Tesla mengawali 2025 dengan melakukan penarikan pertamanya dengan total 239.382 kendaraan. Mobil-mobil ini ditarik lantaran terdapat kerusakan pada kamera tampak belakang.
Seperti dilansir dari Carscoops, mobil-mobil tersebut mencakup Tesla Model 3, Tesla Model S, Tesla Model X, dan Tesla Model Y 2024-2025.
Meskipun masalah ini mempengaruhi sejumlah besar kendaraan, sebagian besar dapat diperbaiki melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) sederhana, yang merupakan metode yang sangat diandalkan Tesla untuk menyelesaikan masalah penarikan tanpa memerlukan kunjungan ke dealer yang memakan waktu.
Meskipun demikian, beberapa kendaraan tetap memerlukan perbaikan yang lebih ekstensif yang melibatkan kunjungan ke pusat layanan Tesla.
Adapun Tesla mulai memperhatikan peningkatan penggantian komputer mobil sejak 21 November 2024, akibat kegagalan korsleting. Masalah ini ditelusuri kembali ke firmware komputer lama.
Alhasil, Tesla telah mengidentifikasi 887 klaim garansi dan 68 laporan lapangan terkait kegagalan kamera pandangan belakang hingga 30 Desember 2024.
Pembaruan perangkat lunak OTA mulai menjangkau kendaraan yang terdampak pada bulan Desember dan mengubah urutan penyalaan daya kendaraan untuk mencegah kondisi kegagalan korsleting. Namun, beberapa kendaraan yang mengalami kondisi kegagalan korsleting mungkin perlu memasang komputer baru tanpa biaya. Jelas, itu akan memerlukan kunjungan ke pusat layanan Tesla.
Tahun lalu, Tesla mengeluarkan total 16 penarikan kembali di Amerika Serikat yang berdampak pada 5.137.968 kendaraan. Meskipun harus menarik kembali jutaan mobil, tidak kurang dari 5.098.363 diperbaiki dengan pembaruan perangkat lunak.
Menurut produsen mobil tersebut, saat model yang terdampak dinyalakan, arus balik dapat menyebabkan korsleting pada papan komputer mobil. Hal ini dapat menyebabkan kamera pandangan belakang berhenti bekerja, yang memengaruhi visibilitas pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan. (*)