JawaPos.com - Stellantis, induk beberapa perusahaan otomotif seperti Abarth, Alfa Romeo, Chrysler, Citroen, Dodge, DS, Fiat, Jeep, Lancia, Maserati, Opel, Peugeot, Ram Trucks dan Vauxhall dikabarkan berencana untuk mematenkan teknologi ruang roda terbaru.
Nantinya, mereka akan mematenkan area ruang roda yang bisa dipanaskan guna mencegah terbentuknya salju dan es selama berkendara di musim dingin. Fitur ini dijelaskan dalam aplikasi paten yang diterbitkan oleh Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada tanggal 31 Oktober 2024, tetapi diajukan oleh Stellantis pada tanggal 25 April 2023.
Seperti yang dijelaskan dalam pengajuan paten tersebut, fitur ini akan bergantung pada elemen pemanas elektrik yang tertanam di ruang roda, dengan kabel atau sambungan lain untuk menyalurkan daya dari kendaraan. Demikian dilansir dari Motor Authority.
Elemen pemanas akan diapit di antara bodi kendaraan dan liner ruang roda, yang terakhir akan terkena elemen untuk melindungi elemen pemanas dan kabelnya. Menurut Stellantis, panas masih dapat meresap melalui liner ruang roda untuk mencairkan es dan salju.
Pembuat mobil tersebut itu juga membahas film konduktif untuk elemen pemanas, yang dapat diaplikasikan langsung ke permukaan tertentu, dengan mencatat bahwa film itu mungkin lebih cocok untuk digunakan pada kendaraan listrik dan hibrida plug-in, yang mengambil daya untuk memanaskan ruang roda dari baterai bertegangan tinggi.
Seperti yang dicatat Stellantis dalam aplikasinya, salju dan es dapat menumpuk dan membentuk bongkahan besar. Bongkahan tersebut dapat pecah secara tiba-tiba dan menimbulkan kejutan bagi pengemudi di belakangnya.
Atau, bongkahan tersebut bisa menutupi kamera dan sensor yang digunakan untuk sistem bantuan pengemudi, serta merusak pijakan samping yang dapat dipasang, seperti yang tersedia pada truk pikap Ram Stellantis.
Namun perlu dicatat, tidak semua ide yang dipatenkan akan mencapai tahap produksi massal. Bisa jadi, proses pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya satu merek mengamankan sebuah paten saja.