JawaPos.com - Toyota di negara asalnya, Jepang membuat gebrakan. Di negara yang sudah terkenal dengan banyak mengadopsi teknologi canggih itu, Toyota membuat langkah baru dengan membangun kota futuristik.
Tahap pertama pembangunan di kota futuristik yang dibangun Toyota itu telah selesai. Disebut bahwa kota futuristik yang dibangun oleh Toyota itu memiliki nama Toyota Woven City.
Seremoni peluncurannya direncanakan pada pertengahan tahun ini. Sementara pembukaan kota futuristik tersebut telah direncanakan selama bertahun-tahun karena idenya awalnya diumumkan di CES pada tahun 2020 lalu.
Peletakan batu pertama dilakukan pada awal tahun 2021 dan bertujuan untuk sepenuhnya menata ulang lokasi bekas Pabrik Higashi-Fuji milik Toyota di Kota Susono, Jepang.
Sebagai bagian dari upaya ini, lokasi tersebut telah diubah menjadi kompleks yang merupakan gabungan antara perusahaan dan komunitas. Diharapkan banyak interaksi dan kolaborasi terjadi di kota futuristik Toyota tersebut.
Toyota tidak menjelaskan secara rinci, tetapi tampaknya ada beberapa kompleks apartemen dengan balkon yang indah. Seperti bisa dilihat pada gambar, kompleks-kompleks tersebut dihubungkan oleh bangunan kaca besar, taman pusat, dan platform tinggi yang menghubungkan berbagai bangunan.
Meskipun belum banyak, Toyota mengatakan sekitar 100 penghuni akan pindah saat peluncuran dan sebagian besar adalah karyawan Toyota dan keluarga mereka. Dilansir dari Carscoops, jumlah tersebut akan meningkat menjadi sekitar 360 orang untuk tahap 1, sebelum berkembang menjadi populasi keseluruhan sekitar 2.000 orang di tahap berikutnya.
Penduduk setempat akan dikenal sebagai 'Penenun' dan mereka akan bergabung dengan 'Penemu' yang berbagi komitmen untuk bekerja, untuk orang lain selain diri mereka sendiri.
Mereka akan fokus pada pengembangan, pengujian, dan validasi produk dan layanan inovatif yang dibangun dan digarap di kota futuristik tersebut. Banyak dari 'Penemu' ini akan berasal dari perusahaan Toyota atau Toyota Group.
Tetapi akan ada juga perusahaan yang disebut Toyota akan mengeksplorasi "ruang bebas serbuk sari" serta "menciptakan nilai baru melalui konsep mesin penjual yang inovatif."
Sementara kelompok penduduk yang lain akan mengeksplorasi budaya makanan dan "pengalaman kafe futuristik." Dikatakan juga bahwa kota futuristik tersebut akan memiliki banyak fasilitas yang didukung teknologi canggih.