Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2025, 18.39 WIB

Tingkatkan Penggunaan Mobil Listrik, Pemerintah Inggris Undang Produsen Mobil dan Perusahaan Pengisian Daya

Foto: Suasana jalanan di Inggris. (pixabay.com) - Image

Foto: Suasana jalanan di Inggris. (pixabay.com)

JawaPos.com - Pemerintah Inggris menggelar pertemuan dengan produsen kendaraan dan perusahaan pengisian daya kendaraan listrik. Pertemuan itu untuk meminta pandangan mengenai cara penghentian mobil menggunakan bahan bakar murni secara bertahap pada 2030.

Seperti dilansir Autocar, Sekretaris Transportasi Inggris Heidi Alexander mengatakan, transisi Inggris ke mobil listrik sebagai upaya untuk memberikan kejelasan bagi produsen kendaraan dan industri pengisian daya. Langkah itu supaya para investor semakin yakin untuk berinvestasi dalam jangka panjang dan mendorong pertumbuhan industri otomotif di Inggris

Menteri Perdagangan Inggris Jonathan Reynolds baru-baru ini mengakui bahwa tingkat permintaan organik untuk mobil listrik tidak mencapai target. Dia berjanji untuk bekerja sama dengan industri otomotif demi menemukan cara yang lebih baik untuk kedepannya. "Kami memahami keseriusan situasi ini dan kami memahami urgensinya," ungkap Reynolds.

"Kami tahu bahwa Anda membutuhkan kepastian dan itulah sebabnya kami akan mempercepat konsultasi tersebut, memberi Anda kejelasan tentang arah perjalanan, dan memastikan Anda memiliki jawaban yang Anda butuhkan dalam beberapa minggu mendatang sebelum Anda membuat keputusan pada bulan Januari,” imbuh dia.

Kini, Pemerintah Inggris sedang mencari masukan mengenai cara memperbarui kerangka mandat ZEV yang menyatakan produsen mobil harus mencapai bauran penjualan sebesar 22 persen pada 2024. Kemudian meningkat secara bertahap setiap tahun hingga mencapai 80 persen pada 2030.

Bahkan akan dikenakan denda yang berat bagi mobil non-listrik yang terjual melebihi ambang batas.

Di Inggris, penjualan EV diperkirakan hanya akan mencapai pangsa pasar 18,5 persen pada tahun ini. Sebab, banyak pabrikan menjual mobil listrik dalam proporsi yang jauh lebih kecil.

Hal ini pun menimbulkan keraguan tentang pencapaian target yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Kabar baiknya, saat ini beberapa perusahaan mobil telah membatasi penjualan mobil ICE dan menjual EV mereka dengan diskon yang sangat besar untuk melampaui ambang batas.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore