Sering Dengar tapi Masih Bingung, Berikut Perbedaan Satuan Tenaga Mesin, HP, PS, Nm, kW dan Bhp
Hands of a male repairman in blue gloves on a background of a gearbox, close-up. Repair box predach, repair of used cars. Metal background.
JawaPos.com - Kita pengguna kendaraan bermotor pasti pernah mendengar, atau sering, tentang istilah horse power dan torsi. Kedua istilah tersebut memang terasa akrab lantaran merupakan gambaran atau satuan tenaga mesin kendaraan yang kita pakai, atau hendak kita beli dan lihat dari tabel spesifikasi.
Kedua istilah ini biasa terdengar, ketika orang ingin menjelaskan atau menggambarkan bagaimana tenaga yang dihasilkan oleh sebuah mesin baik mobil maupun motor. Horse power dan torsi memang sama-sama menggambarkan kekuatan mesin mobil.
Tetapi keduanya sangat berbeda. Horse power atau HP lebih mengarah pada kecepatan yang ada pada mobil. Sementara torsi berkaitan dengan kekuatan pada mobil atau kendaraan.
Kedua istilah ini juga memiliki jenis satuan yang berbeda, dengan hitungannya masing-masing yang akan menjelaskan secara komprehensif bagaimana kemampuan yang dimiliki oleh sebuah mesin kendaraan.
Dilansir dari Suzuki Trada Jatim, jorse power atau HP pada mesin mobil berhubungan dengan satuan tenaga kuda pada sebuah mobil. Secara historis, istilah ini diperkenalkan seorang insinyur di Skotlandia yang menjelaskan kemampuan rata-rata sebuah kuda poni dalam mengangkut beban.
Ia menjelaskan kuda poni itu mampu mengangkut 550 pound atau setara dengan 249,4 kilogram dengan jarak sejauh 30,48 cm dalam kurun waktu 1 detik. Berat tersebut kemudian dikalikan dengan 60 detik, sehingga menghasilkan 33 ribu foot pound per minute.
Perhitungan ini yang kemudian menjadi dasar perhitungan baku 1 HP. Dalam dunia modern horse power atau daya kuda memiliki ukuran 1 horse power setara dengan 735,5 – 745,7 watt. Ini berarti pengukuran 1 horse power memiliki daya yang sangat besar untuk dijadikan sumber energi dan dalam perkembangannya hitungan daya kuda 1 HP sama dengan 764 watt.
Sementara torsi memiliki maksud berbeda, ia digunakan untuk menghitung suatu gaya yang dibutuhkan untuk memutar sebuah benda pada titik porosnya. Torsi penting untuk menggerakan kendaraan bermotor seperti mobil dari keadaan diam sampai melaju.
Besar kecilnya torsi pada mesin biasanya berpengaruh pada percepatan perubahan letak suatu kendaraan dari satu titik ke titik yang lain. Torsi lebih menekankan pada tenaga yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.
Satuan yang dipakai untuk tenaga itu adalah horsepower (Hp) atau PS (Pferdestärke). Berbeda dengan torsi yang menekankan perhitungan pada energi yang dikeluarkan mesin, dari kondisi mobil diam sampai kendaraan bergerak, yang identik dengan tenaga yang dihasilkan mesin. Satuan yang digunakannya adalah Newton (Nm) atau Kilogram Meter (Kgm).
Sementara istilah lainnya yakni kW beda lagi. KW adalah satuan daya nyata. Rating kW pada dasarnya output ialah daya yang keluar yang dapat dihasilkan generator berdasarkan pada tenaga kuda (HP) dari mesin.
Menentukan kW biasnya ditentukan oleh rating tenaga kuda (HP) kali mesin 0,746. Misalnya jika Anda memiliki mesin 500 tenaga kuda, maka generator anda memiliki rating kW 373.
Terakhir adalah brake horsepower atau Bhp. Satuan tersebut adalah ukuran dari daya mesin sebelum adanya kehilangan atau tambahan daya dari gearbox, alternator, diferensial, pompa hidraulik, turbocharger, dan komponen terkait lainnya. Istilah brake atau rem mengacu pada beban yang diaplikasikan pada mesin dan menahannya pada RPM tertentu.
Gampangnya, brake horse power adalah tenaga yang dihasilkan oleh mesin setelah dikurangi dengan tenaga yang hilang akibat gesekan transmisi dan komponen lainnya.
Misalnya dari gesekan gearbox, alternator, diferensial, pompa hidraulik, turbocharger, dan komponen terkait lainnya dan bhp biasanya diukur dengan menggunakan dynamometer.
Untuk pemilik atau pembeli kendaraan secara umum, sebetulnya nggak perlu ribet dan tahu betul semua istilah di atas. Cukup Hp dan nM saja, cukup tenaga kuda dan torsi saja sudah cukup untuk menggambarkan seberapa besar dan kuat spesifikasi mesin kendaraan Anda.